
Di setiap titik pekerjaan, TNI dan warga tampak membaur menjadi satu. Tidak ada sekat antara seragam loreng dan pakaian warga. Semua bekerja dengan tujuan yang sama, membangun desa menjadi lebih baik.
Ada yang mengangkat material, ada yang menggali, ada yang mengaduk semen, ada pula ibu-ibu yang menyiapkan makanan dan minuman untuk para pekerja. Semua dilakukan dengan ikhlas dan penuh canda tawa.
“Ini yang namanya gotong royong yang sesungguhnya. Kami bekerja bersama warga, capek sama-sama, senang sama-sama. TMMD itu bukan hanya membangun fisik, tapi membangun kebersamaan,” ujar salah satu personel Satgas.
Warga Parumpanai pun merasa bangga bisa bekerja langsung bersama TNI. Bagi mereka, kehadiran Satgas TMMD bukan hanya membawa pembangunan, tetapi juga membawa persaudaraan yang semakin kuat.

