TMMD Ke-128 Kodim 0405/Lahat Mulai Pengeboran Sumur, Wujudkan Harapan Air Bersih Warga Satgas TMMD Kodim 0405/Lahat Genjot Pengeboran Sumur Bor ke-3, Hadirkan Solusi Air Bersih Gotong Royong Angkut Bata, Satgas TMMD dan Warga Percepat Pembangunan RTLH di Kikim Timur Satgas TMMD Kodim 0405/Lahat Distribusikan Kusen ke Titik RTLH, Percepat Tahap Pemasangan Pembuatan Kusen RTLH TMMD Ke-128 Kodim 0405/Lahat Dikebut, Wujudkan Rumah Kokoh dan Rapi Satgas TMMD Kodim 0405/Lahat Masuki Tahap Pemasangan Bata RTLH di Lubuk Tampang

TMMD

Satgas TMMD Kodim 1609/Buleleng Gelar Doa Bersama untuk Kesuksesan TMMD ke-124 di Desa Depeha

badge-check


					Satgas TMMD Kodim 1609/Buleleng Gelar Doa Bersama untuk Kesuksesan TMMD ke-124 di Desa Depeha Perbesar

Buleleng, Bali – Dalam rangka mensukseskan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 yang telah berjalan hampir 21 hari, personel Satgas TMMD Kodim 1609/Buleleng menggelar kegiatan doa bersama lintas agama pada Minggu Malam (25/5)

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk permohonan kelancaran, keselamatan, dan keberkahan bagi seluruh rangkaian TMMD yang berlangsung di Desa Depeha, Kecamatan Kubutambahan. Doa bersama dilaksanakan serentak sesuai keyakinan masing-masing personel Satgas.

Untuk umat Nasrani, doa dipimpin langsung oleh Dansatgas TMMD ke-124, Lettu Inf Chris Pelris Patah, dalam suasana khidmat dan penuh harapan. Sementara itu, umat Muslim melaksanakan doa yang dipimpin oleh Serma Edy Saputra, selaku Bati Bhakti TNI, dengan penuh kekhusyukan.

Adapun umat Hindu melangsungkan persembahyangan di Padmasana Balai Banjar Dinas Seganti yang berada tepat di depan Poskotis TMMD, serta di Pura Sang Jero, dipimpin oleh Danramil 02/Kubutambahan Lettu Arh Putu Darma Setiawan, A.Md

“Doa bersama ini menjadi simbol semangat kebersamaan lintas iman dalam mendukung suksesnya program TMMD ke-124. Kami berharap semua kegiatan berjalan lancar hingga tuntas, serta membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Lettu Inf Chris.

Uniknya, di Bali, kegiatan spiritual seperti ini juga dimaknai sebagai bentuk permohonan izin dan penghormatan kepada penunggu wilayah atau kekuatan tak kasat mata yang diyakini menjaga kesucian dan keharmonisan suatu tempat.

Setiap daerah di Bali memiliki kesakralan tersendiri, sehingga penting bagi siapapun yang melakukan aktivitas besar di wilayah tersebut untuk “nunas pangaksama” (memohon izin dan restu) kepada tuan rumah niskala agar kegiatan berjalan lancar dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Bupati Lahat dan Kasdam II/Sriwijaya Lepas Benih Lele dalam TMMD Ke-128, Dukung Ketahanan Pangan Desa

23 April 2026 - 22:45 WIB

Satgas TMMD Ke-128 Kodim 0405/Lahat Kebut Pembangunan MCK, Dorong Hidup Sehat Warga

23 April 2026 - 22:42 WIB

TMMD Ke-128 Kodim 0405/Lahat Mulai Pengeboran Sumur, Wujudkan Harapan Air Bersih Warga

23 April 2026 - 22:39 WIB

Satgas TMMD Kodim 0405/Lahat Genjot Pengeboran Sumur Bor ke-3, Hadirkan Solusi Air Bersih

23 April 2026 - 22:35 WIB

Gotong Royong Angkut Bata, Satgas TMMD dan Warga Percepat Pembangunan RTLH di Kikim Timur

23 April 2026 - 22:32 WIB

Trending di TMMD