Jalur KM 23 Tertutup Longsor, Babinsa Koramil 1612-01/Ruteng Bergerak Cepat Koordinasi BPBD

waktu baca 2 menit
Senin, 12 Jan 2026 11:21 6 jalu.atmaja88@gmail.com

MANGGARAI – Jalur transportasi utama yang menghubungkan Ruteng dan Reo kembali lumpuh total akibat bencana tanah longsor yang terjadi di Kilometer 23, tepatnya di Kampung Ganggu Awang, Kelurahan Pagal, Kecamatan Cibal, Kabupaten Manggarai, pada Senin (12/1/2026).

Material tanah dan bongkahan batu besar dari tebing setinggi puluhan meter menutup seluruh badan jalan. Kondisi ini menyebabkan kendaraan roda dua maupun roda empat sama sekali tidak dapat melintas, memutus urat nadi logistik dan mobilitas warga di wilayah tersebut.

Mendapati laporan warga, Babinsa Koramil 1612-01/Ruteng, Sertu Frids Kadiwano, langsung bergerak cepat menuju titik lokasi untuk melakukan kroscek lapangan dan pengamanan area. Bersama Kapolsek Cibal dan masyarakat setempat, Sertu Frids memasang barikade darurat guna memastikan tidak ada pengguna jalan yang memaksakan diri melintas di area yang masih rawan longsor susulan.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami. Saat ini fokus kami adalah sterilisasi lokasi agar tidak ada warga yang mendekat ke titik berbahaya, sembari menunggu alat berat tiba,” tegas Sertu Frids saat dikonfirmasi di lokasi kejadian.

Menyadari vitalnya jalur ini, Babinsa telah melakukan koordinasi intensif dengan Pemerintah Kecamatan Cibal untuk diteruskan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai.

Langkah ini diambil guna mendorong percepatan pengiriman alat berat (excavator) ke lokasi. Mengingat volume material longsor yang cukup besar, pembersihan secara manual dinilai tidak memungkinkan. Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas masih dihentikan sepenuhnya. Antrean kendaraan terlihat di kedua sisi jalan, sementara petugas gabungan terus berjaga di lokasi.

Masyarakat diimbau untuk mencari jalur alternatif atau menunda perjalanan hingga proses evakuasi material selesai dilakukan. Sinergi antara TNI, Polri, dan Pemerintah Daerah diharapkan dapat segera memulihkan akses jalan Ruteng–Reo agar aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat kembali normal.

LAINNYA