
TAPIN – Pemerintah Daerah Kabupaten Tapin menggelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah / 2026 Masehi yang bertempat di Aula Tamasya, Jalan Datu Nuraya, Kelurahan Rantau Kiwa, Kecamatan Tapin Utara, Kamis (15/1). Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 100 orang dari berbagai unsur pemerintahan dan masyarakat.
Peringatan Isra Mi’raj ini juga dihadiri oleh Bupati Tapin H. Yamani, S.AK., M.M, Dandim 1010/Tapin yang diwakili Pasi Pers Kodim 1010/Tapin, Kapten Inf La Siha, Kapolres Tapin yang diwakili Kabag Log AKP Harahab, Kejari Kabupaten Tapin yang diwakili Kasub 2 Tetuko Cakrawicaksana Pribadi, Guru Mahmuji, para tokoh agama dan tokoh masyarakat, seluruh SKPD Kabupaten Tapin, serta para camat se-Kabupaten Tapin.
Bupati Tapin H. Yamani, S.AK., M.M menyampaikan rasa syukur ke hadirat Allah SWT karena atas rahmat dan karunia-Nya seluruh undangan dapat hadir dan berkumpul dalam suasana penuh kebersamaan pada peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Shalawat serta salam juga senantiasa dipanjatkan kepada Nabi Besar Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat, dan pengikutnya hingga akhir zaman.
Peringatan Isra Mi’raj ini menjadi momentum penting bagi umat Islam, karena dari peristiwa inilah umat Islam menerima perintah shalat lima waktu. Shalat merupakan tiang agama dan fondasi utama dalam membentuk keimanan, akhlak, serta kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui peringatan ini, seluruh hadirin diajak untuk menjadikan shalat sebagai sarana memperkuat hubungan dengan Allah SWT sekaligus memperbaiki hubungan dengan sesama manusia.
Dalam keterangannya, Pasi Pers Kodim 1010/Tapin Kapten La Siha mengatakan bahwa peringatan Isra Mi’raj memiliki makna penting bagi umat Islam, khususnya dalam meneladani nilai-nilai spiritual, disiplin, dan tanggung jawab yang terkandung dalam peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW.
“Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta menjadi motivasi dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujarnya usai kegiatan.
Acara dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Guru Mahmuji dari Lumbu Raya. Dalam tausiahnya, disampaikan bahwa Isra Mi’raj bukan hanya perjalanan luar biasa Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha hingga Sidratul Muntaha, tetapi juga mengandung banyak hikmah dan pelajaran yang relevan dengan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Guru Mahmuji menekankan bahwa nilai-nilai shalat seperti kejujuran, tanggung jawab, kebersamaan, dan kepedulian sosial hendaknya tercermin dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, Isra Mi’raj juga mengajarkan keteguhan iman, kesabaran, serta sikap istiqamah dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan, sebagaimana teladan yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.
Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, diharapkan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Tapin dapat meningkatkan kualitas shalat, memperbaiki akhlak dan perilaku, serta memperkuat persatuan dan kesatuan demi terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis, religius, dan sejahtera.(1010).