Kodim 1311/Morowali Gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 H / 2026 M

waktu baca 2 menit
Kamis, 22 Jan 2026 13:22 6 jalu.atmaja88@gmail.com

Morowali, (21 Januari 2026) — Komando Distrik Militer (Kodim) 1311/Morowali menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW 27 Rajab 1447 Hijriah Tahun 2026. Kegiatan keagamaan ini mengusung tema “Isra Mi’raj dengan Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah SAW Membentuk Karakter Prajurit yang Prima Guna Menuju Indonesia Maju.”

Peringatan Isra Mi’raj tersebut dilaksanakan dengan penuh khidmat dan dihadiri oleh Kasdim 1311/Morowali Mayor Inf Muhar, para Perwira Staf Kodim 1311/Morowali, seluruh personel Kodim 1311/Morowali, serta Ibu Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXVII Dim 1311/Morowali bersama pengurus Persit.

Acara diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dibawakan oleh Ustadzah Ibu Nasiah Saiki, S.E., yang semakin menambah kekhusyukan suasana peringatan Isra Mi’raj di lingkungan Kodim 1311/Morowali.

Hikmah Isra Mi’raj disampaikan oleh Letda Inf H. Arifin. Dalam ceramahnya, ia menekankan bahwa inti dari peristiwa Isra Mi’raj adalah perintah shalat sebagai tiang agama dan sarana pembentukan keimanan, kedisiplinan, serta akhlak mulia. Ia mengajak seluruh prajurit dan keluarga besar Kodim 1311/Morowali untuk menjadikan shalat sebagai pedoman hidup, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam pelaksanaan tugas sebagai aparat teritorial.

Dalam sambutannya, Kasdim 1311/Morowali Mayor Inf Muhar menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj merupakan momentum yang sangat penting untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus memperkuat karakter prajurit TNI AD agar senantiasa berpegang teguh pada nilai-nilai keagamaan.

“Melalui peringatan Isra Mi’raj ini, kita diharapkan mampu meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW, khususnya dalam menegakkan shalat, sehingga dapat membentuk prajurit yang disiplin, berintegritas, dan bertanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kasdim menegaskan bahwa nilai-nilai spiritual yang terkandung dalam peristiwa Isra Mi’raj harus mampu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kedinasan maupun di tengah-tengah masyarakat.

LAINNYA