Korem 012/TU Intensifkan Patroli Cegah Karhutla Kembali Muncul

waktu baca 2 menit
Sabtu, 31 Jan 2026 13:22 3 jalu.atmaja88@gmail.com

‎Aceh Selatan — Personel gabungan dari Kodim 0107/Aceh Selatan, Polri, BPBD, dan BKSDA melaksanakan apel pagi dan patroli pascakebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kecamatan Bakongan dan Kecamatan Trumon Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Sabtu (31/1/2026).

‎Kegiatan diawali dengan apel pagi sebagai bentuk kesiapsiagaan personel sebelum melaksanakan patroli ke lokasi-lokasi yang sebelumnya terdampak Karhutla. Sinergi lintas instansi ini dilakukan untuk memastikan kondisi wilayah tetap aman, kondusif, dan terkendali pascakebakaran.

‎Di wilayah Kecamatan Bakongan, sasaran patroli meliputi Desa Keude Bakongan, Desa Ujung Padang, dan Desa Gampong Drien. Sementara itu, di Kecamatan Trumon Timur, patroli dilakukan di Desa Pinto Rimba. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tidak ditemukan adanya api maupun asap sisa Karhutla. Kebakaran dinyatakan padam total 100 persen, seiring turunnya hujan pada malam sebelumnya.

‎Komandan Kodim 0107/Aceh Selatan, Letkol Inf Andrino D.N. Lubis, S.Sos., menuturkan bahwa sebelumnya telah terjadi kebakaran hutan dan lahan di dua wilayah tersebut. Di Kecamatan Bakongan, luas area yang terdampak mencapai sekitar 7,5 hektare, sementara di Desa Pinto Rimba, Kecamatan Trumon Timur, mencapai sekitar 30 hektare.

‎“Sebelumnya di lokasi ini sempat terjadi kebakaran hutan dan lahan. Namun berkat kerja sama seluruh unsur terkait serta didukung kondisi cuaca yang mendukung, saat ini api telah padam total dan tidak ditemukan lagi titik api maupun asap,” ujar Dandim.

‎Letkol Inf Andrino Lubis menegaskan bahwa penanganan Karhutla di wilayah Kabupaten Aceh Selatan secara umum telah berhasil dilakukan.

‎“Kebakaran hutan dan lahan di Kecamatan Bakongan telah berhasil ditangani. Begitu juga Karhutla di desa Pinto Rimba, kecamatan Trumon Timur, seluruhnya telah berhasil dipadamkan,” tuturnya.

‎Meski demikian, Dandim menekankan bahwa upaya pengawasan tetap dilakukan secara berkelanjutan.

‎“Walaupun kondisi sudah padam 100 persen, kami tetap mengerahkan personel untuk melaksanakan patroli secara intensif guna mencegah munculnya kembali titik api,” lanjutnya.

‎Selain patroli, upaya pencegahan juga terus dilakukan melalui edukasi kepada masyarakat.

‎“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang membuka lahan, agar tidak melakukan pembakaran. Pencegahan jauh lebih baik daripada pemadaman. Karena itu, patroli dan edukasi kepada masyarakat akan terus kami kedepankan,” tegasnya.

‎Melalui kegiatan patroli pasca Karhutla ini, diharapkan wilayah Bakongan dan Trumon Raya tetap dalam kondisi aman dan kondusif serta terhindar dari potensi kebakaran hutan dan lahan kembali.(Pr012).

LAINNYA