Peduli Kemanusiaan, Dandim 0105/Abar Evakuasi Lansia Lumpuh ke Rumah Sakit

waktu baca 2 menit
Sabtu, 7 Feb 2026 15:58 3 jalu.atmaja88@gmail.com

Aceh Barat – Guna mempercepat penanganan medis kepada warga binaan yang sakit, Dandim 0105/Abar, Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., turun langsung menjemput dan mengevakuasi ke Rumah Sakit Kesrem TK. IV IM 07.02 Teuku Umar yang beralamat di Jalan Pocut Baren, Ujong Karang, Kecamatan Johan Pahlawan, Sabtu (7/2/2026).

Proses evakuasi dilakukan setelah Dandim mendapatkan informasi dari Babinsa bahwa ada salah satu warga binaannya, yakni Bapak Fatdjeri (56), yang berdomisili di Desa Padang Seurahet, mengalami sakit lumpuh dan terkendala tidak memiliki akses transportasi. Pasalnya, jarak ke rumah sakit lumayan jauh.

Bapak Fatdjeri merupakan lansia yang hidup sebatang kara dan termasuk keluarga prasejahtera yang tinggal di rumah tidak layak huni. Dirinya mengalami sakit komplikasi dengan kondisi yang cukup memprihatinkan dan membutuhkan penanganan medis.

Melihat kondisi tersebut, Dandim bersama perangkat desa dan dibantu warga sekitar langsung melakukan evakuasi untuk dibawa ke Rumah Sakit Kesrem menggunakan mobil ambulans Kesrem.

Dandim 0105/Abar, Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., mengatakan bahwa respons cepat yang dilakukannya merupakan implementasi salah satu butiran Perintah Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., yakni Responsif (PRIMA).

“Evakuasi ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap warga binaan yang membutuhkan pertolongan. Ini adalah kewajiban moral kami untuk membantu dan menolong setiap kesulitan yang dialami oleh warga binaan. Metode evakuasi gerak cepat ini tentunya sangat krusial, sehingga Bapak Fatdjeri bisa sesegera mungkin mendapatkan perawatan intensif dan ditangani oleh dokter. Aksi sosial ini tidak hanya mencerminkan semangat pengabdian, namun juga menunjukkan sikap kepedulian terhadap sesama yang menjadi nilai luhur dalam kehidupan bermasyarakat, baik dalam keadaan suka maupun duka,” ujar Dandim.

Penanganan kondisi darurat ini, lanjut Dandim, menjadi bentuk tanggung jawab dan pengabdian kepada masyarakat. Upaya ini sekaligus memperlihatkan bahwa kehadiran TNI di tengah warga memberikan rasa aman serta dukungan nyata dalam situasi yang sangat penting.

“Kegiatan ini semakin memperkuat fungsi kami di wilayah dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kesehatan masyarakat. Kami tidak hanya fokus pada tugas keamanan dan ketertiban saja, akan tetapi juga peduli terhadap kesehatan serta kesejahteraan masyarakat di wilayah secara berkelanjutan. Fundamentally, realisasi ini akan semakin mempererat Kemanunggalan TNI dengan Rakyat (KTR),” tegas Dandim.(Pr012).

LAINNYA