Semangat Kebersamaan Satgas TMMD Kodim 1618/TTU Warnai Tahap Perataan Teras RKB

waktu baca 2 menit
Sabtu, 21 Feb 2026 16:22 1 jalu.atmaja88@gmail.com

NTT-Kefamenanu., Sabtu, 21 Februari 2025., Di tengah hamparan tanah perbatasan Desa Sunkaen, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten TTU, semangat pengabdian terpancar kuat dari kebersamaan Personel Satgas TMMD Kodim 1618/TTU dan masyarakat. Dalam balutan kerja nyata, mereka menyatu dalam satu irama yang kokoh dan penuh semangat, mempercepat pembangunan 4 Ruang Kelas Baru (RKB) SMAN Bikomi Nilulat. Dengan metode estafet tanah, mereka bergantian mengangkat dan memindahkan material untuk mempercepat proses perataan teras bangunan. Yang menggambarkan sinergi tanpa batas antara TNI dan rakyat.

Dengan penuh kekompakan, tanah dipindahkan dari tangan ke tangan secara bergantian. Setiap ayunan cangkul dan setiap ember yang terangkat menjadi simbol tekad bersama untuk menghadirkan fasilitas pendidikan yang lebih layak dan representatif bagi generasi muda di wilayah perbatasan. Proses perataan teras ini merupakan tahapan penting guna memastikan struktur bangunan kokoh, aman, dan nyaman saat digunakan nantinya.

Personel Satgas TMMD Kodim 1618/TTU dan warga bekerja tanpa mengenal lelah. Tidak ada sekat, tidak ada perbedaan, yang ada hanyalah satu tujuan mulia, yakni mempercepat pembangunan demi masa depan anak-anak Bikomi Nilulat. Kemanunggalan TNI dan rakyat yang terwujud dalam aksi nyata ini menjadi kekuatan utama dalam mendorong penyelesaian pembangunan tepat waktu.

Program TMMD Ke-127 Kodim 1618/TTU ini bukan sekadar pembangunan fisik semata, melainkan juga membangun semangat kebersamaan dan rasa memiliki di tengah masyarakat. Keterlibatan aktif warga dalam setiap tahapan pekerjaan menunjukkan bahwa pembangunan pendidikan adalah tanggung jawab bersama, demi menciptakan generasi yang cerdas, tangguh, dan berdaya saing.

Melalui kerja keras dan kolaborasi yang solid, Satgas TMMD Kodim 1618/TTU menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan wilayah perbatasan. Kegiatan yang dilakukan bersama ini menjadi bukti bahwa dari kebersamaan dan gotong royong, lahir harapan besar untuk masa depan pendidikan yang lebih baik di tapal Batas.
(PENDIM 1618/TTU)

LAINNYA