
NTT-Kefamenanu., Budaya gotong royong yang menjadi warisan luhur bangsa Indonesia kembali hidup dan berdenyut kuat di wilayah perbatasan, tepatnya di Desa Sunkaen, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten TTU. Pada Sabtu, 22 Februari 2026, semangat kebersamaan itu terlihat nyata di lokasi TMMD Ke-127 Kodim 1618/TTU. Dalam balutan kerja sama, tolong-menolong, dan kerelaan hati, beban berat terasa ringan dan setiap pekerjaan terselesaikan dengan terarah demi tujuan bersama—membangun masa depan pendidikan anak-anak perbatasan.
Personel Satgas TMMD Kodim 1618/TTU bersama masyarakat Desa Sunkaen bekerja tanpa mengenal lelah, namun tetap penuh senyuman dan semangat. Kebersamaan yang terjalin menjadi energi positif dalam mempercepat pembangunan 4 Ruang Kelas Baru (RKB) SMAN Bikomi Nilulat yang kini progresnya telah mencapai 59 persen. Capaian ini menunjukkan komitmen kuat antara TNI dan rakyat dalam menuntaskan pembangunan tepat waktu dan tepat mutu.
Di lokasi pembangunan, setiap elemen masyarakat mengambil peran sesuai kemampuannya. Ibu-ibu dengan penuh semangat bergotong royong mengangkat campuran semen dan material lainnya, sementara para bapak- bapak terlihat sigap berada di atas bangunan untuk melakukan pengecoran di sisi-sisi konstruksi. Pemandangan ini menjadi simbol nyata bahwa pembangunan bukan hanya tanggung jawab Satgas TMMD, melainkan kerja kolektif seluruh warga demi kepentingan generasi mendatang.
Kemanunggalan Personel Satgas TMMD dan elemen masuarakat yang tercermin dalam TMMD Ke-127 Kodim 1618/TTU ini bukan sekadar slogan, tetapi terwujud dalam aksi nyata di lapangan. Di tengah tantangan geografis wilayah perbatasan, semangat gotong royong menjadi fondasi utama dalam mempercepat pembangunan sekaligus mempererat persatuan. Program ini tidak hanya menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga menumbuhkan rasa memiliki dan kebanggaan bersama terhadap hasil pembangunan.
Melalui kerja keras dan kolaborasi yang harmonis, Kodim 1618/TTU menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan mengabdi di wilayah terdepan NKRI. Gotong royong yang terpancar di Desa Sunkaen menjadi cerminan kekuatan bangsa—bahwa dari kebersamaan lahir harapan besar, dan dari perbatasan tumbuh generasi yang siap membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih gemilang.
(PENDIM 1618/TTU)