Gotong Royong Menggema di Perbatasan, TMMD Ke-127 Kodim 1618/TTU Satukan Energi Bangun Pendidikan

waktu baca 2 menit
Minggu, 22 Feb 2026 20:29 4 jalu.atmaja88@gmail.com

NTT-Kefamenanu., Sabtu, 22 Februari 2026 – Budaya gotong royong kembali menunjukkan denyut kekuatannya di Desa Sunkaen, Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten TTU. Di lokasi pelaksanaan TMMD Ke-127 Kodim 1618/TTU, semangat kebersamaan terpancar jelas saat personel Satgas dan masyarakat bersatu dalam satu irama kerja membangun 4 Ruang Kelas Baru (RKB) SMAN Bikomi Nilulat.

Dengan progres pembangunan yang telah mencapai 59 persen, kerja kolektif antara TNI dan rakyat terus menunjukkan hasil nyata. Setiap ayunan sekop, setiap adukan semen, hingga setiap material yang terangkat menjadi simbol komitmen bersama untuk menghadirkan fasilitas pendidikan yang layak bagi anak-anak di wilayah perbatasan.

Pemandangan penuh inspirasi tampak di lokasi. Ibu-ibu dengan penuh ketulusan membantu mengangkat campuran semen, sementara para bapak sigap melakukan pengecoran di bagian atas bangunan. Tanpa sekat, tanpa perbedaan, semua menyatu demi satu tujuan mulia.

Semangat gotong royong ini bukan sekadar tradisi, melainkan kekuatan sosial yang mempercepat penyelesaian pembangunan. Di tengah tantangan geografis wilayah perbatasan, kolaborasi menjadi energi utama yang menggerakkan percepatan pembangunan.

Melalui TMMD Ke-127 ini, Kodim 1618/TTU menegaskan bahwa pembangunan di perbatasan bukan hanya membangun gedung, tetapi membangun harapan dan masa depan generasi penerus bangsa.
(PENDIM 1618/TTU)
[18.48, 22/2/2026] Dika 1618: Dari Perbatasan untuk Indonesia: Kebersamaan TNI dan Rakyat Percepat 4 RKB SMAN Bikomi Nilulat

NTT-Kefamenanu., 22 Februari 2026 – Semangat gotong royong kembali hidup dan tumbuh subur di Desa Sunkaen. Dalam pelaksanaan TMMD Ke-127 Kodim 1618/TTU, personel Satgas bersama masyarakat menunjukkan kekompakan luar biasa dalam mempercepat pembangunan 4 RKB SMAN Bikomi Nilulat yang kini telah mencapai 59 persen.

Kebersamaan ini menjadi kekuatan utama dalam menghadapi tantangan pembangunan di wilayah perbatasan. Di bawah terik matahari, warga dan personel Satgas bekerja tanpa mengenal lelah, memastikan setiap tahapan konstruksi berjalan sesuai target.

LAINNYA