
Bangli – Guna memastikan situasi wilayah tetap aman dan kondusif pasca cuaca buruk, Babinsa Desa Kayubihi Koramil 1626-01/Bangli, Serka I Wayan Suastika, melaksanakan pengecekan peristiwa pohon tumbang yang terjadi di wilayah Banjar Kayang, Desa Kayubihi, Kecamatan/Kabupaten Bangli. Selasa (24/2/26).
Pohon jenis albesia tumbang akibat curah hujan dengan intensitas sedang yang mengguyur wilayah Kabupaten Bangli disertai angin kencang, sehingga menimpa kandang ayam milik warga dan mengakibatkan kerusakan pada bagian atap serta rangka bangunan.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, pemilik kandang mengalami kerugian materiil akibat kerusakan bangunan dengan perkiraan mencapai ± Rp500.000.
Babinsa Desa Kayubihi mengatakan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah binaan serta mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi pohon tumbang maupun dampak cuaca ekstrem lainnya. “Kami mengingatkan warga agar rutin mengecek kondisi pohon di sekitar rumah dan segera melaporkan apabila terdapat potensi bahaya, sehingga dapat dilakukan langkah antisipasi lebih dini,” ujarnya.
Ia juga menghimbau kepada seluruh warga masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar, terutama saat terjadi hujan disertai angin kencang. Warga diminta untuk melakukan pemangkasan ranting atau pohon yang rawan tumbang serta memperkuat bangunan yang berisiko terdampak cuaca ekstrem guna meminimalisir kerugian dan mencegah terjadinya korban. “Kewaspadaan dan kepedulian bersama sangat penting untuk menjaga keselamatan serta mengurangi risiko bencana di lingkungan masing-masing,” tambahnya.
Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama menegaskan bahwa seluruh jajaran Babinsa agar selalu responsif terhadap setiap kejadian di wilayah binaan. “Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang berpotensi menimbulkan bencana,” tegasnya.
(Pendim 1626/Bangli)