
Banjarbaru – Kodim 1006/Banjar menghadiri kegiatan High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Banjarbaru Tahun 2026 yang digelar di Aula Gawi Sabarataan Pemko Banjarbaru, Rabu (11/3/2026). Pada kegiatan tersebut, Kodim 1006/Banjar diwakili oleh Pabung Kodim 1006/Banjar Mayor Cpl Bagus Rijayatmo bersama unsur Forkopimda, instansi pemerintah, serta stakeholder terkait.
Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Sirajoni, A.P., M.M. mewakili Wali Kota Banjarbaru ini membahas sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas harga serta ketersediaan bahan pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri. Dalam pemaparan Bank Indonesia disampaikan bahwa inflasi di Kalimantan Selatan pada Februari 2026 tercatat sebesar 0,86 persen (mtm) dan 5,97 persen (yoy), dengan beberapa komoditas seperti emas perhiasan, daging ayam ras, ikan nila, cabai rawit, dan beras menjadi penyumbang utama inflasi.
Selain itu, Bulog juga memaparkan rencana penyaluran bantuan pangan dan distribusi minyak goreng “Minyak Kita” di wilayah Kota Banjarbaru guna menjaga ketersediaan bahan pokok di masyarakat. Melalui forum HLM ini, disepakati beberapa langkah strategis pengendalian inflasi, di antaranya pelaksanaan operasi pasar, sidak ke pasar dan distributor, koordinasi dengan daerah penghasil komoditas, serta pemantauan harga dan stok bahan pangan secara berkala.
Kehadiran Kodim 1006/Banjar dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan TNI dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna menjaga stabilitas ekonomi serta memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri di Kota Banjarbaru.(1006).