Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Telabang 2026 Digelar di Pangkalan Bun, Pangdam XXII/TB Tekankan Sinergitas Pengamanan Idul Fitri

waktu baca 2 menit
Jumat, 13 Mar 2026 11:43 3 jalu.atmaja88@gmail.com

Pangkalan Bun – Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Telabang 2026” dalam rangka pengamanan dan pelayanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah digelar di Lapangan Pangkalan Bun Park, Jalan H.M. Rafi’i, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kamis (12/3/2026) pukul 15.00 WIB.

Apel tersebut dipimpin oleh Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan selaku pimpinan apel dan dihadiri Pangdam XXII/Tanjungpura Mayjen TNI Zainul Arifin, Plt. Sekda Kalimantan Tengah Leonardo Samuel Ampung mewakili Gubernur Kalteng, Kabinda Kalteng Marsekal Pertama TNI Muhammad Nur, Ketua Pengadilan Tinggi Kalteng Pujiastuti Handayani, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, Kepala BNN Provinsi Kalteng Mada Roostanto, serta unsur Forkopimda dan tamu undangan lainnya.

Apel diikuti oleh berbagai satuan gabungan yang terdiri dari personel Polres Kotawaringin Barat, Kodim 1014/Pangkalan Bun, Lanud Iskandar, Satbrimob Polda Kalteng, Satpol PP, Damkar, BPBD, SAR, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, hingga berbagai organisasi masyarakat dan komunitas.

Dalam amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang dibacakan Kapolda Kalteng, disampaikan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel dan sarana prasarana dalam mendukung Operasi Ketupat 2026 yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia.

“Apel ini merupakan wujud komitmen dan sinergitas lintas sektor dalam rangka menyukseskan Operasi Ketupat 2026, sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Idul Fitri dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar,” demikian kutipan amanat Kapolri.

Operasi Ketupat 2026 sendiri akan berlangsung selama 13 hari mulai 13 hingga 25 Maret 2026 dengan melibatkan sekitar 161.243 personel gabungan dari Polri, TNI, serta instansi terkait. Polri juga menyiapkan 2.746 pos pengamanan yang terdiri dari Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, dan Pos Terpadu di berbagai wilayah Indonesia.

Sementara itu, Pangdam XXII/Tanjungpura Mayjen TNI Zainul Arifin menegaskan bahwa TNI siap mendukung penuh pengamanan Idul Fitri melalui sinergi bersama Polri dan pemerintah daerah.

“TNI siap mendukung penuh pelaksanaan Operasi Ketupat Telabang 2026 bersama Polri dan seluruh stakeholder. Sinergitas ini penting untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan serta merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan lancar,” ujar Pangdam.

Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang. Puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 14–15 Maret dan 18–19 Maret 2026, sedangkan puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada 24–25 Maret serta 28–29 Maret 2026.

Apel berlangsung dengan rangkaian kegiatan mulai dari laporan komandan apel, pemeriksaan pasukan, penyematan pita tanda operasi, pembacaan amanat pimpinan apel, doa lintas agama, hingga penutupan apel. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar.

LAINNYA