25 C
Indonesia
Rabu, April 15, 2026
BerandaKODIMBatuud Serma Sugeng Wakili Danramil 03/Setia Bakti Hadiri Evaluasi Program PMT

Batuud Serma Sugeng Wakili Danramil 03/Setia Bakti Hadiri Evaluasi Program PMT

ACEH JAYA – Upaya peningkatan kesehatan ibu dan anak terus mendapat perhatian melalui berbagai kegiatan yang melibatkan unsur pemerintah dan tenaga kesehatan di daerah. Salah satunya terlihat pada kegiatan pembekalan serta evaluasi pelaksanaan program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) pemulihan bagi ibu hamil dan balita yang digelar di Aula Serbaguna Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya, Rabu (15/04/2026).

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Puskesmas Lageun dengan tujuan memberikan pembekalan sekaligus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program PMT berbahan lokal bagi ibu hamil yang mengalami Kekurangan Energi Kronis (KEK), berisiko KEK, serta balita yang mengalami permasalahan gizi.

Sekitar 60 peserta mengikuti kegiatan ini yang terdiri dari unsur Muspika Kecamatan Setia Bakti, tenaga kesehatan, aparatur desa, serta kader kesehatan yang berasal dari wilayah Mukim Rigaih.

Beberapa pejabat dan unsur pemerintahan yang hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Camat Setia Bakti, Danramil 03/Setia Bakti yang diwakili oleh Batuud Serma Sugeng, Kapolsek Setia Bakti yang diwakili oleh Bripka Dedi, Kepala Puskesmas Lageun, Sekretaris Camat Setia Bakti, Keuchik Mukim Rigaih, serta para kader kesehatan dari wilayah setempat.

Acara dimulai dengan pembukaan yang dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan terhadap simbol negara sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan di antara para peserta.

Kepala Puskesmas Lageun dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada unsur Muspika yang selama ini telah bekerja sama dalam mendukung berbagai program kesehatan di wilayah Kecamatan Setia Bakti.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang hadir, khususnya kepada unsur Muspika yang selalu memberikan dukungan terhadap program kesehatan di wilayah ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan evaluasi ini menjadi langkah penting untuk melihat sejauh mana pelaksanaan program pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita yang mengalami masalah gizi.

Program PMT yang menggunakan bahan pangan lokal dinilai memiliki potensi besar dalam membantu pemulihan kondisi gizi masyarakat, terutama bagi ibu hamil yang mengalami kekurangan energi kronis serta balita yang membutuhkan perhatian khusus terkait asupan nutrisi.

Selain memberikan tambahan asupan gizi, program tersebut juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pola makan yang sehat dan seimbang selama masa kehamilan maupun pada masa pertumbuhan anak.

Dalam kesempatan yang sama, Camat Setia Bakti juga memberikan sambutan yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelaksanaan program PMT di wilayahnya.

Ia menyampaikan bahwa evaluasi program perlu dilakukan secara berkala agar pelaksanaannya dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Menurutnya, hasil evaluasi dari tahun 2025 menjadi bahan pembelajaran yang berharga untuk memperbaiki berbagai kekurangan dalam pelaksanaan program ke depan.

“Kita berharap kualitas program pemberian makanan tambahan ini terus meningkat sehingga mampu membantu menekan angka ibu hamil yang mengalami kekurangan energi kronis serta mengurangi jumlah balita yang mengalami masalah gizi,” katanya.

Camat juga mengajak seluruh pihak yang terlibat, mulai dari tenaga kesehatan, aparat desa, hingga kader kesehatan untuk terus memperkuat koordinasi dalam menjalankan program tersebut.

Kerja sama yang baik antara pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, serta masyarakat dinilai sangat penting agar upaya peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak dapat berjalan maksimal.

Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai pertanyaan maupun masukan terkait pelaksanaan program PMT di lapangan.

Beberapa kader kesehatan juga berbagi pengalaman mengenai pelaksanaan kegiatan pendampingan kepada ibu hamil serta balita yang membutuhkan perhatian khusus terkait kondisi gizi mereka.

Diskusi yang berlangsung menunjukkan tingginya kepedulian para peserta terhadap upaya peningkatan kesehatan masyarakat di wilayah Kecamatan Setia Bakti.

Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh pihak yang terlibat dapat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai mekanisme pelaksanaan program PMT serta strategi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan efektivitas program tersebut.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara unsur pemerintah, tenaga kesehatan, serta masyarakat dalam mendukung program peningkatan kesehatan ibu dan anak.

Dengan adanya pembekalan dan evaluasi secara berkala, diharapkan program pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil dan balita dapat berjalan lebih optimal serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Kegiatan pembekalan dan evaluasi tersebut berlangsung hingga pukul 10.30 WIB dan berakhir dalam suasana tertib, aman, serta lancar. Para peserta yang hadir diharapkan dapat menerapkan hasil pembahasan dalam kegiatan tersebut untuk mendukung pelaksanaan program kesehatan di wilayah masing-masing.(0114).

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments