Lahat — Kegiatan pengangkutan tanah urug dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0405/Lahat terus berjalan intensif di lokasi pembangunan akses jalan, Sabtu (25/4/2026). Langkah ini dilakukan guna memastikan proses pengerjaan tetap rapi, aman, dan tidak menghambat aktivitas di lapangan.
Di lokasi, terlihat alat berat jenis excavator bekerja memuat tanah urug ke dalam bak truk secara sistematis. Proses tersebut dilakukan dengan cermat agar material tidak tercecer dan menutupi area yang sebelumnya telah diratakan menggunakan dozer.
Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 0405/Lahat, Letkol Inf David Jihandika Henry Wijayanto, SH., M.Sos., melalui Pasiter Kodim 0405/Lahat, Kapten CKE Yuliansyah, menjelaskan bahwa pengangkutan tanah ini merupakan bagian dari penataan material agar tidak menumpuk di badan jalan.
“Terlihat alat berat digunakan untuk memuat tanah urug ke dalam truk, sehingga tidak jatuh dan menutup areal yang sudah di-dozer,” ujarnya.
Ia menambahkan, tanah yang diangkut tidak dibuang begitu saja, melainkan dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan lain, seperti penimbunan lahan yang memerlukan perataan.
“Tanah tersebut nantinya digunakan untuk menimbun area tertentu atau bisa juga dimanfaatkan oleh masyarakat desa yang membutuhkan,” jelasnya.
Menurutnya, pengelolaan material yang baik sangat penting untuk menjaga kelancaran pembangunan sekaligus memastikan akses jalan tetap dapat dilalui kendaraan tanpa hambatan selama proses pengerjaan berlangsung.
“Dengan pengelolaan material yang baik, diharapkan pengerjaan jalan berjalan lebih efektif dan aman,” tambahnya.
Melalui upaya ini, Satgas TMMD ke-128 tidak hanya fokus pada percepatan pembangunan, tetapi juga memastikan setiap tahapan dilakukan secara terencana dan tertib. Hasil akhirnya diharapkan mampu menghadirkan akses jalan yang layak, guna mendukung mobilitas serta meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah tersebut.






