Minggu
Mei, 3

Tahap Penting Dimulai, Pengecoran Jembatan Aramco Fokus pada Kekuatan Struktur

Featured in:

ACEH SELATAN – Satgas jembatan TNI AD terus menunjukkan komitmennya dalam percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil. Hal ini ditandai dengan dilaksanakannya pengecoran bidang pembatas pada kedua sisi Jembatan Aramco di titik Ketapang II dan III, yang berlokasi di Desa Raket, Kecamatan Trumon, Kabupaten Aceh Selatan, Senin (27/4/2026).

Kedua jembatan tersebut merupakan akses vital penghubung antara Kabupaten Aceh Selatan dan Aceh Singkil melalui wilayah Buluh Suma, Kecamatan Trumon. Kehadiran jembatan ini menjadi impian lama masyarakat setempat untuk mendapatkan akses transportasi yang layak, aman, dan dapat mendukung aktivitas sehari-hari, termasuk perekonomian warga.

Dengan progres pembangunan yang terus berjalan, diharapkan rampungnya pekerjaan pada titik Ketapang II dan III ini dapat mempercepat pengerjaan ke titik-titik berikutnya. Diketahui, terdapat lima titik Jembatan Aramco di jalur tersebut yang tengah dikerjakan secara bertahap.

Pembangunan ini merupakan bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam rangka pemulihan pasca bencana, sekaligus upaya menghadirkan akses infrastruktur yang memadai bagi masyarakat di daerah terpencil.

WS Pasiops Kodim 0107/Aceh Selatan, Kapten Inf Faisal Kurniawan mengatakan, proses pengecoran bidang pembatas ini menjadi salah satu tahapan penting dalam memastikan kekuatan dan keamanan jembatan.

“Pengerjaan terus kita kebut dengan memaksimalkan personel di lapangan. Harapannya, jembatan ini dapat segera difungsikan sehingga mobilitas masyarakat kembali lancar dan perekonomian warga dapat meningkat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapten Inf Faisal menuturkan bahwa seluruh proses pengerjaan dilakukan dengan perencanaan matang serta mengedepankan kualitas konstruksi agar jembatan dapat digunakan dalam jangka panjang.

Ia menjelaskan, selain fokus pada percepatan pembangunan, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait serta melibatkan masyarakat setempat dalam proses pengerjaan.

“Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menyukseskan pembangunan ini. Kita berharap, dengan kerja sama yang baik, seluruh titik jembatan dapat selesai tepat waktu dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” tuturnya.

Kapten Faisal juga menambahkan, keberadaan jembatan ini nantinya tidak hanya memperlancar akses transportasi, tetapi juga membuka peluang peningkatan ekonomi serta mempermudah distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok warga di wilayah kemukiman Buluh Suma dan sekitarnya.(Pr012).

Facebook Comments Box

Find us on

Latest articles

- Advertisement - spot_imgspot_img

Related articles

Kapurung Jadi Perekat Kebersamaan, TMMD ke-128 Hadirkan Kehangatan TNI...

Konawe Utara – Program TMMD ke-128 Kodim 1430/Konawe Utara tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga...

Momen Istirahat Penuh Makna, Satgas TMMD dan Warga Nikmati...

Konawe Utara – Di tengah padatnya kegiatan pembangunan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim...

Hadirkan Harapan Baru, RTLH TMMD ke-128 Segera Dihuni Keluarga...

Konawe Utara – Program TMMD ke-128 Kodim 1430/Konawe Utara kembali menghadirkan harapan baru bagi masyarakat. Pembangunan Rumah...

Hadirkan Harapan Baru, RTLH TMMD ke-128 Segera Dihuni Keluarga...

Konawe Utara – Program TMMD ke-128 Kodim 1430/Konawe Utara kembali menghadirkan harapan baru bagi masyarakat. Pembangunan Rumah...

Progres RTLH Capai 95 Persen, Pemasangan Batu Bata Hampir...

Konawe Utara – Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128...

Rangka Atas RTLH Mulai Dikerjakan, Satgas TMMD ke-128 dan...

Konawe Utara – Progres pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD)...