Lahat — Ungkapan “Ayo bang, kita dikejar target” menggema di lokasi pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0405/Lahat di Desa Lubuk Tampang, Kecamatan Kikim Timur, Kabupaten Lahat.
Kalimat sederhana tersebut menjadi cerminan semangat kerja anggota Satgas bersama warga yang bahu-membahu mempercepat proses rehabilitasi rumah. Di lapangan, para personel tampak sigap dalam setiap tahapan pekerjaan, mulai dari penyusunan batu bata, pemasangan rangka, hingga penyelesaian bagian penting bangunan.
Tak hanya TNI, warga setempat juga turut ambil bagian dalam pengerjaan. Kebersamaan ini menciptakan ritme kerja yang cepat sekaligus memperkuat rasa gotong royong di tengah masyarakat.
Hasilnya pun mulai terlihat. Rumah yang sebelumnya sederhana kini perlahan berubah menjadi hunian yang lebih layak, rapi, dan nyaman untuk ditempati.
Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-128 Kodim 0405/Lahat, Letkol Inf David Jihandika Henry Wijayanto, menegaskan bahwa semangat kebersamaan menjadi kunci utama dalam menyukseskan setiap sasaran program.
“Dengan kerja sama antara Satgas dan warga, target pembangunan dapat dicapai dengan baik. Semangat seperti inilah yang kami harapkan dalam setiap kegiatan TMMD,” ujarnya.
Ia menambahkan, percepatan pekerjaan tetap dilakukan dengan memperhatikan kualitas agar hasilnya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.
“Kami ingin rumah yang direhab tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga layak, nyaman, dan aman untuk ditempati,” tambahnya.
Program TMMD ke-128 terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Dari semangat “dikejar target” hingga hasil pembangunan yang kian nyata, semuanya menjadi bukti bahwa kerja keras dan kebersamaan mampu menghadirkan perubahan bagi warga.
Di Desa Lubuk Tampang, setiap langkah pembangunan bukan sekadar mengejar waktu, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi kehidupan yang lebih baik.






