Konawe Utara – Semangat gotong royong kembali terlihat dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1430/Konawe Utara. Pada Senin, 27 April 2026, progres pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sasaran ke-5 milik Bapak Budi (41) memasuki tahap penting, yakni penyusunan batu bata sebagai fondasi awal berdirinya hunian yang lebih layak.
Bapak Budi yang sehari-hari hidup sederhana bersama istri dan tiga orang anaknya, selama ini menempati rumah dengan kondisi memprihatinkan. Berdiri di atas tanah milik pribadi, rumah tersebut jauh dari kata layak huni, bahkan belum memiliki fasilitas WC yang memadai atau masih dalam kondisi darurat.
Melalui program TMMD ke-128, harapan keluarga ini perlahan mulai terwujud. Dengan penuh ketelitian, personel Satgas bersama masyarakat setempat bahu-membahu menyusun batu bata demi batu bata, membangun bukan hanya dinding rumah, tetapi juga masa depan yang lebih baik.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh kepala tukang, Serda Anton, yang dengan sigap mengarahkan proses pekerjaan agar berjalan sesuai rencana. Ia memastikan setiap tahapan pembangunan dilakukan dengan baik dan kokoh, demi kenyamanan jangka panjang bagi keluarga penerima manfaat.
Di lokasi yang sama, Wadan Satgas TMMD ke-128, Mayor Inf Hoer Apandi yang juga menjabat sebagai Danramil 02/Asera, turut memantau jalannya pekerjaan. Ia menyampaikan bahwa program TMMD bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Melalui TMMD ini, kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat, membantu mengatasi kesulitan rakyat, termasuk menyediakan hunian yang layak dan sehat bagi warga yang membutuhkan,” ujarnya.
Kehadiran TMMD ke-128 di wilayah Konawe Utara diharapkan mampu memberikan dampak nyata dan berkelanjutan, khususnya bagi masyarakat kurang mampu seperti keluarga Bapak Budi. Setiap bata yang tersusun menjadi simbol harapan baru, bahwa kehidupan yang lebih baik bukanlah sekadar impian, melainkan sesuatu yang sedang dibangun bersama.






