Halmahera Utara — Progres pembangunan Jembatan Garuda yang menjadi bagian dari gagasan strategis Presiden Prabowo Subianto terus menunjukkan perkembangan signifikan. Proyek yang berlokasi di Desa Tobulamo dan Desa Takimo, Kecamatan Kao Barat ini kini memasuki tahapan pengecoran. Minggu, (3/05/2026)
Keterlibatan aktif personel TNI dari Kodim 1508/Tobelo bersama masyarakat setempat menjadi pemandangan utama di lapangan. Dengan semangat gotong royong, mereka bahu-membahu mengangkut material cor secara estafet guna mempercepat pekerjaan. Kolaborasi tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI dan rakyat dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi kehidupan masyarakat.
Perwira Pengawas, Kapten Inf Frans Komea, menegaskan bahwa setiap tahapan pengerjaan dilakukan dengan tingkat ketelitian tinggi. Hal ini penting untuk memastikan kualitas struktur jembatan tetap kokoh, merata, dan memiliki daya tahan jangka panjang. Menurutnya, capaian progres saat ini tidak terlepas dari soliditas kerja sama serta semangat kebersamaan di lapangan.
“Gotong royong menjadi kunci utama dalam percepatan pembangunan ini. Kami memastikan setiap proses berjalan sesuai standar agar hasilnya benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” ujarnya.
Masyarakat setempat menyambut positif percepatan pembangunan tersebut. Mereka menaruh harapan besar agar jembatan segera rampung dan dapat digunakan sebagai akses vital yang menghubungkan antarwilayah.
Kehadiran Jembatan Perintis Garuda diyakini akan memperkuat konektivitas, memperlancar mobilitas warga, serta membuka peluang peningkatan sektor ekonomi dan pendidikan secara berkelanjutan di wilayah Halmahera Utara. (Pen1508)




