Tabanan – Duka menyelimuti warga Desa Jegu setelah seorang pendaki asal Desa Jegu, Kec. Penebel, atas nama I Made Dibia, ditemukan meninggal dunia usai dilaporkan hilang saat melakukan pendakian di kawasan Gunung Batukaru, Senin (11/5/2026)
Dalam proses evakuasi tersebut, Babinsa Desa Jegu Koramil 1619-08/Penebel, Serma I Made Duduk, turut membantu tim gabungan melakukan pencarian dan evakuasi korban bersama unsur terkait lainnya.
Korban berhasil ditemukan pada Minggu, 10 Mei 2026 sekitar pukul 08.00 Wita di lokasi pendakian wilayah Desa Wanagiri, Kecamatan Selemadeg, dalam keadaan meninggal dunia setelah sebelumnya dinyatakan hilang selama beberapa hari.
Kegiatan evakuasi melibatkan tim gabungan dari Basarnas Bali, BPBD Kabupaten Tabanan, Polsek Selemadeg, SAR Polda Bali, Sat Polairud Polres Tabanan, Relawan Rescue, ORARI, serta masyarakat Desa Wanagiri dan Desa Jegu yang bersama-sama berjibaku di medan pegunungan dengan kondisi cuaca yang cukup menantang.
Babinsa Desa Jegu Serma I Made Duduk mengatakan bahwa keterlibatan dirinya dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab aparat kewilayahan terhadap masyarakat yang mengalami musibah.
“Kami bersama tim gabungan berupaya semaksimal mungkin melakukan pencarian hingga akhirnya korban berhasil ditemukan. Ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian bersama terhadap warga yang mengalami musibah. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ucapnya.
Proses evakuasi berlangsung dengan penuh kehati-hatian mengingat medan yang cukup terjal dan kondisi alam yang berkabut. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya.
Kehadiran Babinsa bersama unsur TNI-Polri, instansi terkait dan masyarakat dalam kegiatan kemanusiaan tersebut mendapat apresiasi dari warga karena menunjukkan sinergitas dan kepedulian nyata terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.

