KAPUAS – Suasana ceria dan penuh syukur menyelimuti Desa Naning, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas, Sabtu pagi, 16 Mei 2026. Sehari setelah dinyatakan siap operasional, Jembatan Garuda Kodim 1011/Klk langsung dipadati warga yang ingin melihat dan melintasinya.
Anak-anak sekolah, ibu-ibu, petani, hingga para lansia tampak antusias mencoba jembatan beton sepanjang 10 meter dan lebar 4 meter yang membentang di atas Sungai Handil. Senyum dan tawa terdengar di sepanjang jembatan, menggantikan kekhawatiran yang dulu muncul setiap kali musim hujan tiba.
“Alhamdulillah sekarang sudah enak lewatnya. Dulu kalau sungai banjir kami harus memutar jauh atau nunggu surut. Sekarang anak-anak berangkat sekolah aman, kami ke kebun juga lancar,” ujar Ibu Siti, salah satu warga Desa Naning sambil menggandeng cucunya melintas.
Jembatan Garuda ini merupakan hasil gotong royong Kodim 1011/Kuala Kapuas bersama Pemerintah Desa Naning dan masyarakat. Selama 5 hari pengerjaan, 20 personel gabungan yang terdiri dari 9 anggota TNI, 5 unsur Pemdes, dan 6 warga bahu-membahu hingga jembatan tuntas 100%.
Bagi warga, Jembatan Garuda bukan sekadar infrastruktur. Jembatan ini menjadi simbol nyata kemanunggalan TNI dan rakyat yang langsung dirasakan manfaatnya. Akses ke pasar, sekolah, dan lahan pertanian kini terpangkas waktu dan lebih aman.
Kodim 1011/Klk berharap Jembatan Garuda dapat menjadi penggerak ekonomi dan sosial Desa Naning. Ke depan, jembatan ini akan terus dirawat bersama agar bisa melayani warga dalam jangka panjang.
“Lihat wajah-wajah ceria warga saat melintas, itu sudah jadi hadiah terbesar bagi kami. Tugas TNI memang hadir di tengah masyarakat untuk membantu kesulitan rakyat,” ungkap Pasi Ter Kodim 1011/Klk di lokasi.

