Selasa, Mei 19, 2026
BerandaTMMDLewat Program TMMD 128, Warga Cilegon Diajak Tinggalkan Kebiasaan Bakar Sampah Konvensional

Lewat Program TMMD 128, Warga Cilegon Diajak Tinggalkan Kebiasaan Bakar Sampah Konvensional

Cilegon – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0623/Cilegon sukses membawa perubahan perilaku positif bagi warga melalui edukasi pengolahan sampah yang benar. Pada uji coba Selasa (19/05/2026), warga bersama personel TNI bergotong-royong menyortir tumpukan sampah domestik. Aktivitas ini menjadi ruang belajar langsung bagi masyarakat mengenai pentingnya manajemen limbah.

Teknologi pembakaran modern ini hadir untuk menghentikan kebiasaan lama warga membuang sampah sembarangan atau membakarnya secara konvensional. Pembakaran tradisional menghasilkan asap pekat yang merusak kualitas udara dan mengganggu kesehatan pernapasan. Dengan insinerator, warga bisa memusnahkan limbah tanpa mengorbankan kebersihan udara pemukiman.

Membakar sampah di pekarangan rumah menggunakan minyak tanah sudah menjadi tradisi menahun warga akibat keterbatasan akses pembuangan. Namun, asap hitam yang dihasilkan kerap memicu polusi udara yang menyesakkan dada dan mengganggu kenyamanan tetangga. Masalah klasik ini akhirnya mendapat solusi ilmiah lewat program kemanunggalan TNI.

Personel Satgas TMMD melakukan pendekatan persuasif untuk mengubah pola pikir masyarakat tentang bahaya racun sampah plastik yang dibakar sembarangan. Melalui insinerator ini, proses pembakaran dikontrol pada suhu tinggi agar senyawa berbahaya hancur. Edukasi ditekankan pada pentingnya memilah sampah organik dan anorganik sejak dari dapur.

“Alat ini dirancang khusus agar proses pembakaran meminimalisir polusi udara berlebih. Asap yang keluar dikontrol sedemikian rupa sehingga aman bagi lingkungan sekitar,” tegas Dansatgas TMMD Letkol Inf Imam Buchori. Pernyataan ini meyakinkan warga bahwa teknologi baru tersebut aman bagi kesehatan mereka.

Anak-anak muda dan ibu rumah tangga dilibatkan aktif dalam gerakan perubahan perilaku bersih lingkungan ini. Mereka antusias mengumpulkan sampah yang tercecer di jalan desa untuk dibawa ke pusat pengelolaan terpadu yang baru. Kebiasaan baru ini perlahan mengikis budaya kumuh dan menciptakan lingkungan desa yang asri.

Kemanunggalan TNI, pemerintah, dan rakyat dalam TMMD 128 menjadi simbol baru pembangunan desa modern yang selaras alam. Pembangunan ideal terbukti tidak hanya berorientasi pada fisik, tetapi juga kelestarian lingkungan demi generasi masa depan. Melalui kesadaran baru ini, warga Cilegon siap menyongsong kehidupan yang jauh lebih sehat.

TNI

Most Popular