Lombok Tengah – Suasana di Dusun Setumbak, Desa Jelantik, Kecamatan Jonggat, mendadak riuh dan penuh semangat pada Kamis pagi, (18/6/2026). Bukan karena adanya unjuk rasa atau operasi militer, melainkan karena puluhan warga berkumpul nonton bareng (nobar) akbar gelaran Piala Dunia 2026.
Sebanyak 40 orang warga dari berbagai usia tampak memadati lokasi yang telah disiapkan oleh personel Koramil. Tepat pukul 10.00 Wita, peluit babak pertama ditiup, sorak-sorai dan tepuk tangan pecah setiap kali ada peluang emas tercipta di layar kaca.
Ketegangan tak bisa disembunyikan dari wajah para penonton saat jual-beli serangan antar tim yang di dukung adu skil yang terjadi di lapangan hijau saat momen perebutan bola terjadi.
Kegiatan nobar ini sengaja digelar oleh Koramil 06/Jonggat bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai wadah untuk mempererat tali silaturahmi dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat.
“Kami ingin menciptakan suasana yang akrab dan menghibur bagi masyarakat. Lewat sepak bola, sekat-sekat itu hilang. Kita semua membaur, bersorak, dan menikmati pertandingan bersama,” ujar Pjs Danramil 016/Jonggat Peltu Adrian Kalhari.
Warga yang hadir pun menyambut sinis sekaligus gembira inisiatif ini. Selain bisa menikmati pertandingan berkelas dunia secara gratis dengan layar yang lebar, mereka juga disuguhi camilan hangat ala kadar yang membuat suasana nobar semakin hangat dan penuh kebersamaan.
“Nobar ini membuktikan bahwa sepak bola selalu punya cara magis untuk menyatukan hati masyarakat, terlebih ketika dinikmati bersama para pelindung rakyat,” tandasnya.

