NTT–TTU., Kodim 1618/TTU secara resmi mengawali pelaksanaan Program Bakti TNI AD untuk Rakyat melalui upacara Pembukaan Program Bakti TNI AD untuk Rakyat yang digelar Kodim 1618/TTU di Lapangan Kecamatan Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara, Selasa (7/7/2026). Mengusung tema “Bakti TNI AD untuk Rakyat dalam Rangka Menguatkan Ketahanan Wilayah di Kabupaten Timor Tengah Utara”, kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasrem 161/Wira Sakti Kolonel Inf. Albertus Yostina David.
Upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan dengan melibatkan personel Kodim 1618/TTU, Yon TP 877/Biinmaffo, Polri, mahasiswa, serta masyarakat sebagai simbol kuat kolaborasi dalam membangun daerah.
Dalam amanat Pangdam IX/Udayana yang dibacakan Kasrem 161/Wira Sakti ditegaskan bahwa Program Bakti TNI AD merupakan implementasi nyata pengabdian TNI Angkatan Darat kepada rakyat. Program ini tidak hanya menghadirkan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi wahana mempererat kemanunggalan TNI dengan masyarakat melalui karya nyata yang menyentuh kebutuhan dasar warga. Kehadiran prajurit di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan solusi, menumbuhkan optimisme, sekaligus memperkuat ketahanan wilayah dari berbagai aspek kehidupan.
Program yang dilaksanakan hingga Agustus 2026 tersebut menyasar pembangunan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Sasaran fisik meliputi pembangunan dua unit jembatan beton, rehabilitasi panti asuhan, rehabilitasi rumah ibadah, rehabilitasi tiga ruang SD Kecil, pembangunan sepuluh titik sumur bor, rehabilitasi dua puluh unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta rehabilitasi dua gedung SMK. Selain itu, kegiatan nonfisik juga akan dilaksanakan melalui pelayanan kesehatan, bazar murah, dan pembagian paket sembako guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara.
Pangdam IX/Udayana melalui amanatnya berharap seluruh pembangunan tersebut menjadi fondasi lahirnya pusat-pusat pertumbuhan baru di pedesaan. Jalan yang semakin mudah dilalui, tersedianya air bersih, fasilitas pendidikan yang lebih layak, hingga hunian yang lebih baik diyakini akan mendorong peningkatan taraf hidup masyarakat. Seluruh prajurit juga diminta menjadikan setiap pekerjaan sebagai ladang pengabdian dengan mengedepankan profesionalisme, kepedulian, serta semangat gotong royong bersama rakyat.
Prosesi pembukaan Program Bakti TNI AD untuk Rakyat ditandai dengan pemukulan gong sebanyak tiga kali oleh Kasrem 161/Wira Sakti Kolonel Inf. Albertus Yostina David yang didampingi para pejabat dan tamu undangan. Dentuman gong tersebut menjadi penanda dimulainya rangkaian pembangunan di wilayah teritorial Kodim 1618/TTU sekaligus simbol tekad bersama untuk menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat perbatasan melalui kerja bersama yang terukur, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Jajaran TNI-Polri, Camat Noemuti Marianus Lupis, tokoh agama, para kepala desa, pimpinan BUMN dan BUMD, mahasiswa KKN STIM Kupang, serta masyarakat. Kebersamaan seluruh elemen tersebut menjadi cerminan bahwa pembangunan daerah akan semakin kuat ketika dilandasi persatuan, kepedulian, dan sinergi antara TNI, pemerintah, serta masyarakat.
(PENDIM 1618/TTU)

