Bangka – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dimulai di Kabupaten Bangka. Pembukaan kegiatan ini ditandai dengan pelaksanaan upacara khidmat yang dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Desa Deniang, Kecamatan Riau Silip.
Acara yang berlangsung pada Rabu, (15/07/2026) ini dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai elemen. Tercatat sekitar 700 orang berkumpul untuk menyaksikan langsung dimulainya program yang berfokus pada kemajuan desa tersebut.
Hadir dalam upacara ini Danrem 045/Gaya Brigjen TNI Nur Wahyudi bersama Bupati Bangka H. Fery Insani. Kehadiran para pimpinan daerah ini menegaskan komitmen kuat dalam menyukseskan program pembangunan lintas sektoral di wilayah Bangka.
Turut mendampingi pula Dandim 0413/Bangka Kolonel Czi Yoga Febrianto beserta jajaran Wakil Bupati dan Ketua DPRD Bangka. Unsur Forkopimda, perwakilan BUMN, perbankan, tokoh masyarakat, hingga mahasiswa dan pelajar juga ikut memadati lokasi upacara.
Dalam laporan kesiapannya, program TMMD kali ini dijadwalkan berjalan selama kurang lebih satu bulan penuh. Pengerjaan semua target program akan dimulai dari tanggal 15 Juli hingga berakhir pada 13 Agustus 2026.
Demi kelancaran program, sebanyak 150 personel Satgas TMMD diterjunkan langsung ke lapangan. Pasukan ini nantinya akan bahu-bahu bersama masyarakat desa dan organisasi lokal dalam menyelesaikan seluruh target pengerjaan.
Tahun ini, TMMD membawa visi besar mengenai pemerataan pembangunan di daerah pedesaan. Tema yang diusung adalah “Bersama TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan dan Ketahanan Nasional di Wilayah.”
Fokus utama pembangunan fisik dalam program ini adalah pembukaan akses jalan baru sepanjang 9 kilometer. Jalan dengan lebar 9 meter ini dirancang untuk menghubungkan Desa Deniang dengan Desa Penyamun.
Tidak hanya jalan, Satgas juga akan membangun infrastruktur penunjang berupa satu unit gorong-gorong. Fasilitas sanitasi dan air bersih juga ditingkatkan melalui pembuatan dua unit sumur bor baru.
Kepedulian terhadap hunian layak diwujudkan lewat rehabilitasi dua unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Program ini diharapkan mampu memberikan tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman bagi warga yang membutuhkan.
Bupati Bangka H. Fery Insani dalam amanatnya menegaskan bahwa TMMD adalah bukti nyata kemanunggalan TNI. Sinergi ini menjadi mesin penggerak utama dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan infrastruktur di tingkat desa.
Upacara pembukaan ini ditutup dengan berbagai aksi sosial seperti penyerahan bansos dan peninjauan stan UMKM. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif hingga akhir kegiatan.

