LAMONGAN – Pasca dibukanya secara resmi program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0812/Lamongan, akselerasi pembangunan fisik langsung digeber. Sebagai bentuk dimulainya pengerjaan infrastruktur, Dansatgas TMMD bersama Bupati dan jajaran Forkopimda Kabupaten Lamongan melakukan pemadatan jalan secara simbolis di lokasi sasaran.
Momen menarik sekaligus penuh semangat kebersamaan terjadi ketika Dansatgas TMMD 129 yang juga Dandim 0812/Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, bersama Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA., MEk., dan jajaran Forkopimda kompak menaiki alat berat penggilas jalan (slender / roller track).
Dari atas kemudi slender, jajaran pimpinan daerah tersebut secara simbolis menjalankan alat berat untuk memadatkan lapisan pertama material jalan yang membentang di Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang. Aksi nyata ini disambut tepuk tangan riuh dari warga desa yang sejak pagi antusias menunggu dimulainya proyek.
”Hari ini kami bersama Pak Bupati dan seluruh unsur Forkopimda turun langsung menaiki slender sebagai simbol bahwa mesin pembangunan TMMD 129 resmi bergerak. Kami tidak hanya membuka seremoni, tapi langsung tancap gas bekerja di lapangan,” tegas Dansatgas TMMD 129, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo.
Pemadatan jalan ini merupakan bagian dari sasaran fisik utama TMMD ke-129 yang bertujuan untuk membuka keterisolasian wilayah, memperlancar akses mobilitas warga, serta mendongkrak urat nadi perekonomian sektor pertanian di Kecamatan Ngimbang.
Bupati Lamongan yang akrab disapa Pak Yes, dari atas alat berat juga menyampaikan bahwa kehadiran jajaran Forkopimda di lokasi ini mencerminkan komitmen total pemerintah dan aparat keamanan dalam mengawal pembangunan infrastruktur pedesaan agar selesai tepat waktu dengan kualitas terbaik.
Dengan dimulainya pemadatan jalan secara simbolis ini, ratusan personel Satgas gabungan bersama masyarakat Desa Tlemang kini resmi bergotong royong bahu-membahu menuntaskan seluruh target pembangunan fisik hingga satu bulan ke depan.

