Bangka – Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD ke-129 Kodim 0413/Bangka mengambil tindakan nyata dengan meratakan sebuah gubuk milik warga pedesaan. Langkah ini diambil untuk memulai proyek bedah rumah total agar menjadi hunian yang aman dan sehat.
Aksi kemanusiaan yang menyentuh hati ini berlangsung di Desa Deniang, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka. Tepat pada Jumat, (17/07/2026), puluhan personel berbaju loreng dikerahkan ke lokasi untuk membongkar bangunan yang sudah tidak layak tersebut.
Target utama dari operasi fisik ini adalah kediaman milik Ibu Robia, seorang warga setempat yang sudah puluhan tahun tinggal di gubuk rapuh. Kondisi bangunan lamanya sangat memprihatinkan karena material kayu pembentuknya sudah miring dimakan usia.
Pantauan langsung di lokasi memperlihatkan para prajurit dengan cekatan melepas lembar demi lembar seng yang berkarat. Dinding papan yang sudah lapuk pun dirubuhkan secara perlahan agar tidak membahayakan warga dan petugas yang bekerja.
Proses pembongkaran sengaja dilakukan dengan perhitungan matang demi menjaga keselamatan seluruh tim di lapangan. Kehancuran gubuk lama ini justru menjadi simbol dimulainya babak baru kehidupan yang lebih baik bagi keluarga Ibu Robia.
Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) ini dikejar sebagai prioritas utama karena program fisik TMMD telah memasuki hari ketiga. Satgas TMMD berkomitmen memberikan hasil terbaik dengan menyelesaikan seluruh tahapan konstruksi secara cepat dan efisien.
Saat ini, seluruh bagian atap, tiang penyangga, dan dinding papan gubuk tersebut sudah berhasil dibersihkan total seratus persen. Anggota TNI bersama masyarakat sekitar langsung bergotong-royong mengangkut puing-puing sisa bangunan agar lahan bersih.
Pembersihan sisa material tua ini dilakukan untuk menyiapkan lahan yang siap dipasang pondasi baru. Pengukuran ulang struktur bangunan dan penggalian tanah untuk beton permanen dijadwalkan akan langsung dimulai esok hari tanpa menunda waktu.
Melihat tempat bernaungnya diratakan dengan tanah untuk diganti bangunan modern, Ibu Robia tidak kuasa membendung air mata bahagianya. Beliau sangat bersyukur karena selama ini selalu ketakutan rumahnya akan roboh diterpa angin kencang dan bocor saat hujan.
Proyek rumah baru ini ditargetkan selesai seratus persen sebelum penutupan program kemanunggalan TNI ke-129. Kehadiran program RTLH ini membuktikan bahwa negara hadir langsung di tengah masyarakat pedesaan untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup warga.

