Bangka – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang diinisiasi oleh Kodim 0413/Bangka di Desa Deniang tidak hanya berfokus pada infrastruktur jalan. Di luar target pelebaran jalan utama, satgas dan masyarakat juga terus mengebut sasaran fisik tambahan berupa program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) demi kesejahteraan warga setempat.
Tepat pada Jumat, (17/07/2026), yang menandai hari ketiga pasca-pembukaan resmi TMMD pada Rabu, (15/07/2026), progres pembangunan RTLH ini menunjukkan lompatan perkembangan yang sangat signifikan. Percepatan ini berhasil dilakukan setelah sebelumnya personel TNI melakukan pembongkaran total secara menyeluruh pada seluruh bagian struktur bangunan lama yang dinilai membahayakan.
Proses pembersihan material bangunan lama yang sudah lapuk dan rapuh terpantau telah selesai seratus persen tanpa kendala berarti. Memanfaatkan kondisi cuaca yang sangat cerah pada hari Minggu ini, personel Satgas TMMD bersama dengan warga sekitar langsung bergerak cepat bahu-membahu di lapangan untuk memulai tahap rekonstruksi awal objek bangunan tersebut.
Koordinator lapangan TMMD ke-129, Mayor Inf Hasan, memberikan konfirmasinya terkait detail pengerjaan fisik tambahan yang sedang berlangsung di area tersebut. Ia menyampaikan bahwa fokus utama kerja bakti hari ini adalah melakukan penggalian tanah dan pemasangan struktur batu kali sebagai pondasi dasar rumah agar bangunan baru nantinya jauh lebih kokoh, stabil, dan aman ditempati.
Pantauan di lokasi menunjukkan aksi sigap sejumlah personel TNI yang memiliki keahlian bertukang dalam menyusun material bangunan. Di beberapa titik sudut rumah, sebagian dinding bata merah bahkan sudah mulai dinaikkan secara bertahap, sementara distribusi logistik seperti semen, pasir, dan batu split berjalan sangat lancar berkat akses jalan desa yang kini juga kian membaik.
Program bedah rumah melalui skema TMMD ini terbukti menghadirkan kebahagiaan yang luar biasa serta keharuan mendalam bagi para penerima manfaat di Desa Deniang. Salah satu warga yang beruntung mendapatkan program bantuan ini adalah Bapak Iwan, seorang pria yang sehari-harinya menyambung hidup dengan bekerja sebagai buruh harian lepas.
Sambil menatap nanar dengan mata yang berkaca-kaca, Bapak Iwan menyaksikan langsung tempat tinggalnya yang dulu bocor dan lapuk kini mulai dibangun kembali dari nol dengan struktur permanen. Ia mengaku hampir tidak percaya bahwa bangunan yang nyaris roboh tersebut kini ditangani langsung oleh para prajurit TNI secara sukarela dan cuma-cuma.
Bapak Iwan mengungkapkan rasa syukur yang mendalam karena jika mengandalkan penghasilannya sendiri sebagai buruh lepas, ia tidak tahu pasti kapan bisa memperbaiki rumahnya. Kini, dengan melihat pondasi beton yang sudah mulai terpasang rapi, ia merasa sangat tenang dan meyakini keluarganya akan segera memiliki tempat bernaung yang jauh lebih aman.
Dukungan moril maupun materiil juga mengalir deras dari para tetangga sekitar yang ikut merasa terbantu secara sosial atas perbaikan hunian di lingkungan mereka. Semangat gotong-royong warga yang rela menyumbangkan tenaga dan waktu dalam proses pembangunan ini menjadi bukti nyata masih eratnya kemanunggalan serta sinergi antara TNI dan rakyat di pelosok daerah.
Apresiasi senada turut disampaikan oleh Kepala Desa Deniang yang mengucapkan terima kasih mendalam kepada jajaran Kodim 0413/Bangka atas kepedulian nyata mereka terhadap warganya. Kades menegaskan bahwa berkat kehadiran TMMD, masyarakat kini tidak hanya menikmati fasilitas jalan yang bagus, tetapi warga kurang mampu juga bisa tidur dengan nyenyak tanpa rasa cemas akan ancaman rumah roboh saat cuaca buruk melanda.

