Bangka – Memasuki hari keempat pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129, Kodim 0413/Bangka langsung tancap gas merealisasikan program unggulannya. Personel Satgas TMMD bersama warga setempat resmi memulai kegiatan pembukaan lahan ketahanan pangan pada Sabtu, (18/07/2026). Langkah cepat ini diambil untuk memberikan dampak langsung yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.
Kegiatan gotong royong ini difokuskan pada pembersihan, pembabatan semak belukar, serta penggemburan tanah yang luas. Lahan yang awalnya terbengkalai tersebut nantinya akan diproyeksikan sebagai lahan pertanian produktif. Langkah ini diambil sebagai wujud nyata komitmen TNI dalam menjaga stabilitas dan kemandirian pangan di wilayah gerbang daerah.
Dansatgas TMMD ke-129 Kodim 0413/Bangka, Letkol Czi Yoga Febrianto, S.H., M.Si., menyatakan bahwa pembukaan lahan ketahanan pangan (Hanpangan) ini bukan sekadar formalitas. Program ini dirancang sebagai investasi jangka panjang yang hasilnya dapat dinikmati oleh masyarakat secara berkelanjutan.
Menurut Letkol Czi Yoga Febrianto pada Sabtu, 18 Juli 2026, pihak TNI bersama masyarakat sengaja membuka lahan tidur tersebut agar beralih fungsi menjadi area produktif. TNI berharap lahan ini nantinya dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh warga untuk menanam komoditas pertanian yang bernilai ekonomis tinggi. Hal ini diharapkan mampu menopang kebutuhan pangan harian sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.
Antusiasme warga terlihat sangat tinggi sejak pagi hari di lokasi penyiapan lahan pertanian tersebut. Dengan membawa peralatan pertanian manual seperti cangkul dan parang, masyarakat bahu-membahu bersama prajurit TNI membersihkan area plot lahan. Kehadiran program TMMD ini dinilai sangat membantu membuka akses lahan yang sebelumnya terbengkalai dan sulit dijangkau.
Selain fokus pada pembukaan lahan ketahanan pangan, Satgas TMMD ke-129 Kodim 0413/Bangka juga terus bergerak di sektor lainnya. Mereka memantau kemajuan sasaran fisik secara paralel agar seluruh target pembangunan dapat rampung tepat waktu dan tepat sasaran bagi masyarakat Bangka.

