Kamis, Juli 23, 2026
BerandaTMMDSeminggu TMMD ke-129 Kodim 0911/Nunukan di Sebatik Barat: Jalan Tani Dikebut, Rumah...

Seminggu TMMD ke-129 Kodim 0911/Nunukan di Sebatik Barat: Jalan Tani Dikebut, Rumah Warga Direhab hingga Aksi Hijau Perbatasan

Nunukan – Memasuki pekan pertama sejak resmi dibuka pada pertengahan Juli 2026 di Lapangan Bola Desa Liang Bunyu, program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0911/Nunukan terus menunjukkan progres yang signifikan di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia, Kecamatan Sebatik Barat.

Sebanyak 150 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, mahasiswa, dan masyarakat setempat bahu-membahu menuntaskan berbagai sasaran fisik maupun nonfisik demi menggenjot percepatan pembangunan serta kesejahteraan warga tapal batas.

Akses Ekonomi Digenjot: Pembukaan Jalan Tani 3.000 Meter
Salah satu prioritas utama pada sasaran fisik minggu ini adalah pembukaan badan jalan tani sepanjang 3.000 meter (3 KM) dengan lebar 6 meter yang menghubungkan Desa Liang Bunyu dan Desa Sei Limau. Akses jalan yang selama bertahun-tahun mengalami rusak parah kini tancap gas dibuka dengan pengerahan alat berat dan gotong royong anggota Satgas bersama warga lokal.

Jalan ini diharapkan dapat mempermudah mobilitas petani dalam mengangkut hasil komoditas pertanian dan perkebunan, sekaligus memangkas biaya distribusi ekonomi warga perbatasan.

Capaian Pembangunan Fisik Lainnya
Selain pembukaan akses jalan utama, beberapa sasaran fisik strategis lainnya dalam seminggu ini terus berjalan sesuai target yakni Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH): Pengerjaan bedah rumah untuk 5 unit sasaran warga kurang mampu terus dikebut, Gorong-Gorong & Sumber Air Bersih: Pembuatan 4 unit gorong-gorong serta persiapan pengeboran sumber air di 5 titik kawasan pemukiman. Optimalisasi Lahan (Oplah): Penyiapan lahan seluas 1 hektare untuk menunjang program ketahanan pangan nasional di perbatasan. Sarana Ibadah: Pengerjaan rehabilitasi rumah ibadah setempat.

Aksi Hijau dan Kemanunggalan di Tapal Batas
Tidak hanya fokus pada pembangunan struktur infrastruktur jalan dan bangunan, pekan pertama TMMD ke-129 juga diwarnai dengan aksi peduli lingkungan dan kebersamaan.

Di wilayah pesisir, Satgas TMMD bersama mahasiswa KKN UGM, siswa-siswi SMK, dan aparat setempat telah menanam 160 bibit mangrove di RT 08 Desa Liang Bunyu untuk menahan laju abrasi. Sementara di titik Ketinggian Patok Batas Negara RI-Malaysia, Danramil 0911-07/Sebatik Barat Kapten Inf Muhajir bersama mahasiswa KKN UBT dan warga lokal menanam pohon buah lokal sebagai upaya jangka panjang dalam memperkuat ketahanan pangan dan logistik wilayah perbatasan.

“TMMD hadir bukan hanya sekadar membangun fisik jalan atau bangunan semata, tetapi juga membangun kemanunggalan TNI dengan rakyat, memperkuat ketahanan lingkungan, serta membuka jalan kesejahteraan bagi warga di garda terdepan Nusantara,” ungkap Dansatgas TMMD ke-129 / Dandim 0911/Nunukan, Letkol Inf Toni Prasetyo.

Rangkaian kegiatan nonfisik seperti sosialisasi wawasan kebangsaan, penyuluhan kesehatan dan stunting, serta hiburan rakyat untuk memajukan UMKM lokal juga turut menyemarakkan pelaksanaan TMMD ke-129 yang direncanakan berlangsung hingga pertengahan Agustus mendatang.

TNI

Most Popular