Seruyan — Personel Kodim 1015/Sampit bersama unsur gabungan sigap melaksanakan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Seruyan, Minggu (9/8/2026).
Kegiatan pemadaman dilaksanakan di wilayah Kecamatan Seruyan Hilir, tepatnya di Desa Kuala Pembuang II, Kabupaten Seruyan. Lokasi kebakaran berjarak sekitar 5 kilometer dari Kantor BPBD Seruyan dan dapat ditempuh sekitar 10 menit menggunakan transportasi darat.
Dalam kegiatan tersebut, personel gabungan yang terlibat terdiri dari 2 personel TNI, 2 personel Polri, 5 personel BPBD, 1 personel Manggala Agni, 2 personel KPHP, dan 1 personel Damkar, dengan total 13 personel.
Untuk mendukung proses pemadaman, tim menggunakan berbagai peralatan, di antaranya 1 unit Alkon, 3 buah selang, 3 unit HT, serta kendaraan pendukung berupa 2 unit mobil tangki BPBD.
Sebelum melaksanakan pemadaman, personel terlebih dahulu melakukan koordinasi dan briefing, dilanjutkan dengan menyiapkan personel serta perlengkapan yang diperlukan. Tim kemudian bergerak melaksanakan pemadaman dan penyisiran di sekitar lokasi kebakaran.
Berkat sinergi dan kesigapan seluruh unsur yang terlibat, api berhasil dilokalisir dan tidak ditemukan kembali titik api setelah dilakukan pemadaman. Luas lahan yang terbakar dan berhasil dipadamkan diperkirakan mencapai ±2 hektare.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kesigapan aparat dan unsur terkait dalam mencegah meluasnya Karhutla, sekaligus menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Seruyan.
Pasi Ops Kodim 1015/Sampit menyampaikan bahwa penanganan Karhutla di wilayah Kabupaten Seruyan merupakan bentuk kesigapan dan komitmen TNI bersama unsur terkait dalam mencegah kebakaran meluas.
“Setiap adanya laporan Karhutla, kami bersama unsur terkait segera melakukan koordinasi dan bergerak ke lokasi untuk melaksanakan pemadaman. Sinergi antarinstansi sangat penting agar api dapat segera dilokalisir dan tidak meluas,” ujarnya.

