Bangli — Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam penyelesaian pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1.766 meter di Desa Sekardadi, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Melalui program TMMD Ke-129 Kodim 1626/Bangli, personel TNI bersama masyarakat berhasil menyelesaikan pembangunan yang kini telah resmi diresmikan.
Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida Idewa Agung Hadisaputra, S.H., hadir langsung meresmikan jalan tersebut. Kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, S.ST.Par., Dandim 1626/Bangli Letkol Inf Yugi Prastawa, S.I.P., M.I.P., dan jajaran Forkopimda Kabupaten Bangli.
Prosesi peresmian dilakukan melalui pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh Danrem 163/Wira Satya bersama Wakil Bupati Bangli. Momentum tersebut menjadi penanda selesainya salah satu sasaran fisik TMMD Ke-129 sekaligus bentuk penghargaan atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat.
Pembangunan jalan tidak hanya menghasilkan infrastruktur baru bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat hubungan antara TNI dan rakyat. Warga terlibat langsung dalam proses pengerjaan sehingga tercipta semangat kebersamaan dalam membangun fasilitas yang nantinya digunakan bersama.
Danrem 163/Wira Satya menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan masyarakat yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan TMMD. Ia menilai sinergi tersebut menjadi modal penting untuk mewujudkan pembangunan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, keberadaan jalan rabat beton harus memberikan manfaat dalam jangka panjang. Karena itu, masyarakat diharapkan memiliki rasa tanggung jawab bersama untuk menjaga kondisi jalan agar tetap dapat digunakan secara optimal.
Program TMMD Ke-129 di Desa Sekardadi menunjukkan bahwa pembangunan tidak selalu harus dilakukan sendiri oleh satu pihak. Ketika TNI, pemerintah daerah dan masyarakat bergerak bersama, kebutuhan infrastruktur dapat diwujudkan sekaligus memperkuat rasa kebersamaan.
Dengan diresmikannya jalan tersebut, hasil kerja keras Satgas TMMD dan masyarakat kini dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas sehari-hari warga. Jalan sepanjang 1.766 meter itu menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong mampu menghadirkan pembangunan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

