Jumat, Agustus 14, 2026
BerandaTMMDPenutupan TMMD ke-129 di Kesongo Bojonegoro Diwarnai Aksi Sosial Sembako

Penutupan TMMD ke-129 di Kesongo Bojonegoro Diwarnai Aksi Sosial Sembako

BOJONEGORO, – Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, tak hanya menjadi penanda berakhirnya program pembangunan desa.

Momentum krusial ini juga diwarnai kepedulian sosial yang nyata melalui penyaluran bantuan sembako kepada masyarakat setempat pada Kamis (13/8/2026).

Penyaluran bantuan ini merupakan buah kolaborasi apik antara TNI, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, dunia usaha, dan masyarakat.

Kehadiran aksi sosial tersebut sekaligus mempertegas bahwa TMMD tidak hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan sosial dan urat nadi kehidupan warga.

Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, menyampaikan bahwa bantuan sembako ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung untuk meringankan beban harian masyarakat.

Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak dalam pelaksanaan TMMD menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan dan gotong royong dalam membangun desa.

“Bantuan pangan ini diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga, sekaligus mempererat hubungan kemanunggalan antara masyarakat dengan seluruh unsur yang terlibat dalam program TMMD,” ujar Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto.

Partisipasi aktif dari sektor swasta juga menjadi pilar penting dalam rangkaian kegiatan ini.

Dukungan dari dunia usaha dinilai sebagai bentuk tanggung jawab sosial (CSR) sekaligus kepedulian nyata terhadap pembangunan daerah yang dilakukan secara integratif.

Sinergi ini mempertemukan berbagai kekuatan lintas sektor agar manfaat program pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh warga Desa Kesongo.

Perlu diketahui, TMMD ke-129 mengusung pendekatan pembangunan holistik yang tidak hanya menyasar aspek fisik semata.

Sepanjang program berlangsung, berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat turut digelar secara masif.

Selain pembangunan dan peningkatan infrastruktur desa, masyarakat Desa Kesongo juga dimanjakan dengan berbagai pelayanan publik gratis, antara lain diantaranya Layanan pengobatan gratis untuk meningkatkan kualitas kesehatan warga.

Pasar murah guna menyediakan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Bantuan pangan bagi keluarga yang membutuhkan. Pelayanan administrasi kependudukan yang cepat dan jemput bola. Edukasi kesehatan untuk membangun kesadaran hidup bersih dan sehat.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bukti sahih bahwa TMMD hadir dengan pendekatan yang menyeluruh. Pembangunan tidak hanya diwujudkan melalui beton dan sarana fisik, tetapi juga melalui penguatan pelayanan publik serta kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

Berakhirnya TMMD ke-129 di Desa Kesongo diharapkan bukan menjadi titik akhir dari semangat gotong royong. Sebaliknya, kolaborasi harmonis antara TNI, pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat ini diharapkan terus berlanjut demi mendorong desa yang semakin mandiri, tangguh, dan sejahtera.

Semangat kebersamaan yang telah mengakar selama program berlangsung kini menjadi modal sosial berharga bagi masyarakat Kesongo untuk menjaga hasil pembangunan sekaligus melejitkan potensi positif desa di masa depan.

Artikulli paraprak
Artikulli tjetër
Kemanunggalan TNI-Rakyat: Warga Kesongo Gelar Makan Bersama Rayakan Kesuksesan TMMD 129 Bojonegoro BOJONEGORO, – Berakhirnya rangkaian pembangunan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813/Bojonegoro di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, disambut penuh rasa syukur oleh masyarakat. Sebagai ungkapan kebahagiaan atas rampungnya berbagai sasaran fisik dan nonfisik, warga Desa Kesongo bersama personel Satgas TMMD menggelar acara tasyakuran dan makan bersama yang berlangsung hangat pada Rabu (12/8/2026) malam. Momentum ini sekaligus menjadi bentuk tali kasih dan perpisahan manis masyarakat kepada para prajurit TNI yang telah hampir sebulan membaur demi memajukan desa mereka. Salah satu wilayah yang merasakan dampak langsung dari program ini adalah Dusun Mundu. Kepala Dusun Mundu, Hartono, menyampaikan rasa bangganya atas kekompakan warga yang secara swadaya menginisiasi acara ramah tamah ini bersama TNI. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Masyarakat Mundu kompak sehingga tasyakuran ini bisa terlaksana. Kami juga mewakili masyarakat menyampaikan terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang sudah membangun dusun kami. Kehadiran Satgas tidak hanya membawa perubahan fisik, tetapi juga mempererat hubungan emosional antara TNI dan rakyat,” ujar Hartono. Senada dengan itu, Kepala Desa Kesongo, Kusnadi, menegaskan bahwa selesainya seluruh target TMMD tepat waktu merupakan kabar yang sangat membahagiakan bagi seluruh kelangsungan aktivitas warga. “TMMD ini memberikan banyak manfaat nyata bagi Desa Kesongo. Kami bersyukur pembangunan dapat diselesaikan sesuai target dan tepat waktu. Ini tidak lepas dari kerja keras Satgas TMMD dan dukungan penuh dari gotong royong masyarakat,” tutur Kusnadi. Di tempat yang sama, Komandan Satuan Setingkat Kompi (SSK) Satgas TMMD Kodim 0813 Bojonegoro, Lettu Ckm Purnomo, yang hadir langsung di tengah-tengah warga, memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme masyarakat setempat. “Yang paling penting adalah bagaimana pembangunan ini bisa selesai sesuai waktu yang ditentukan dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Semua ini bisa terwujud karena adanya kemitraan, gotong royong, dan dukungan warga yang luar biasa,” ungkap Lettu Ckm Purnomo. Ia menambahkan, selama program berjalan, warga Kesongo bukan sekadar menjadi penonton, melainkan aktor utama yang aktif membantu menyukseskan pembangunan. Acara tasyakuran yang dikemas dalam suasana lesehan sederhana ini menjadi potret nyata dari semboyan kemanunggalan TNI bersama rakyat. Bagi warga Kesongo, tuntasnya TMMD ke-129 ini menjadi babak baru untuk memanfaatkan fasilitas yang ada demi mendongkrak roda perekonomian dan kemajuan desa ke depan.
TNI

Most Popular