Halmahera Utara, — Personel Koramil 1508-02/Galela, Kodim 1508/Tobelo, bersama masyarakat bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi pada Selasa (25/08/2026) di areal bebatuan belakang Desa Seki, Kecamatan Galela Selatan, Kabupaten Halmahera Utara.
Rabu (26/08/2026)
Kebakaran diketahui setelah Babinsa Desa Seki, Serda Abd. Rais, menerima laporan dari warga sekitar pukul 11.20 WIT terkait munculnya kobaran api di kawasan tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, Personel Koramil 1508-02/Galela di bawah pimpinan Danramil 1508-02/Galela, Kapten Inf Suharno, langsung menuju lokasi.
Setibanya di lokasi sekitar pukul 11.45 WIT, personel Koramil bersama warga berupaya menghambat kobaran api menggunakan perlengkapan yang seadanya. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah api merambat menuju areal perkebunan masyarakat.
Sekitar pukul 13.00 WIT, kobaran api berhasil dihambat, meskipun belum sepenuhnya padam. Kondisi medan yang didominasi bebatuan, keterbatasan perlengkapan pemadaman, serta hembusan angin menjadi kendala dalam proses pemadaman.
Pada sekitar pukul 15.00 WIT, kobaran api kembali muncul. Personel Koramil bersama masyarakat kembali melakukan siaga dan penanganan di sekitar areal perkebunan warga. Berkat upaya bersama, pada pukul 15.40 WIT rambatan api berhasil dihambat sehingga tidak meluas ke kawasan perkebunan masyarakat.
Kondisi angin yang terus bertiup menjadi perhatian karena berpotensi menyebabkan api kembali berkobar. Lokasi kebakaran sendiri berjarak sekitar 500–700 meter dari permukiman warga, dengan arah angin menuju selatan atau ke kawasan hutan dan perkebunan masyarakat.
Danramil 1508-02/Galela Kapten Inf Suharno menyampaikan bahwa keterlibatan personel bersama masyarakat merupakan bagian dari upaya membantu penanganan karhutla sekaligus mencegah api meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.
“Personel bersama masyarakat terus berupaya menghambat rambatan api agar tidak mendekati perkebunan dan permukiman warga. Kondisi di lapangan cukup menantang karena medan bebatuan, keterbatasan alat, dan angin yang masih bertiup,” ujarnya.
Kodim 1508/Tobelo melalui Koramil jajaran akan terus melakukan pemantauan terhadap wilayah yang berpotensi terjadi karhutla serta mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya di tengah kondisi cuaca dan angin yang dapat mempercepat penyebaran api.
Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian dan kesiapsiagaan TNI di wilayah dalam membantu masyarakat serta mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan. (Pen1508)

