NTT-TTU.., Ketua Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Sterad Bakti TNI AD Untuk Rakyat Brigjen TNI Bambang Sulistyo Hery T., S.Sos., M.Han., bersama rombongan, didampingi Dandim 1618/TTU Letkol Arm Bambang Heryanto, S.Sos., dan Wakil Bupati TTU Kamillus Elu, S.H., meninjau langsung sasaran fisik pembangunan Jembatan Beton Merah Putih di Dusun III Nitois, Desa Oenak, Kecamatan Noemuti, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Selasa (01/09/2026).
Setibanya di lokasi, rombongan tidak hanya melihat hasil pembangunan, tetapi juga bertatap muka langsung dengan masyarakat. Kehadiran pimpinan TNI dan pemerintah daerah di tengah warga menjadi kesempatan untuk mendengar secara langsung kebutuhan serta harapan masyarakat terhadap akses dan pembangunan di wilayah Dusun III Nitois.
Pembangunan Jembatan Beton Merah Putih merupakan bagian dari Program Bakti TNI AD Untuk Rakyat yang dikerjakan Kodim 1618/TTU. Jembatan tersebut diharapkan mampu memberikan akses yang lebih aman dan memudahkan mobilitas masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh warga.
Pertemuan di lokasi pembangunan juga menjadi ruang untuk melihat kebutuhan masyarakat secara lebih luas. Selain jembatan, masih terdapat sejumlah kebutuhan pembangunan di Dusun III Desa Oenak yang menjadi perhatian dan direncanakan untuk dilanjutkan melalui Program TMMD Kodim 1618/TTU pada pelaksanaan yang akan datang.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 1618/TTU Letkol Arm Bambang Heryanto, S.Sos., menyampaikan bahwa pembangunan yang dilaksanakan TNI harus berorientasi pada kebutuhan masyarakat. “Kami hadir untuk melihat langsung apa yang menjadi kebutuhan warga. Jembatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kami, dan pembangunan yang masih dibutuhkan masyarakat akan terus kami koordinasikan agar dapat dilanjutkan melalui program TNI AD berikutnya,” ujarnya.
Kehadiran Tim Wasev di Dusun III Nitois sekaligus memperlihatkan bahwa pembangunan bukan hanya tentang menyelesaikan sebuah bangunan, tetapi tentang mendengar kebutuhan rakyat dan memastikan setiap karya memiliki manfaat.
Jembatan Beton Merah Putih kini menjadi bagian dari harapan masyarakat Oenak, sekaligus pijakan untuk menghadirkan pembangunan berikutnya demi kemajuan wilayah dan kesejahteraan warga.
(PENDIM 1618/TTU)

