Sumbawa Besar — Dalam rangka memastikan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak berjalan aman, tertib dan lancar, Komandan Kodim (Dandim) 1607/Sumbawa Letkol Kav Basofi Cahyowibowo, S.T., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sumbawa melaksanakan peninjauan dan pengecekan langsung pelaksanaan Pilkades di Desa Karang Dima dan Desa Nijang, Kabupaten Sumbawa, Senin (07/09/2026).
Kegiatan peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk monitoring sekaligus memastikan seluruh tahapan pemungutan suara di tingkat desa dapat berlangsung sesuai ketentuan, serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga selama proses demokrasi berlangsung.
Dalam kunjungannya, Dandim bersama Forkopimda melakukan pengecekan terhadap kondisi di lokasi pemungutan suara, kesiapan panitia, serta situasi masyarakat yang hadir untuk menggunakan hak pilihnya. Kehadiran jajaran Forkopimda juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan suasana yang kondusif sehingga masyarakat dapat menyalurkan hak pilih dengan aman dan nyaman.
Dandim 1607/Sumbawa Letkol Kav Basofi Cahyowibowo, S.T. menegaskan bahwa TNI melalui aparat kewilayahan memiliki komitmen untuk membantu menjaga stabilitas keamanan selama seluruh rangkaian Pilkades berlangsung.
Menurutnya, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, penyelenggara pemilihan dan seluruh elemen masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga pelaksanaan Pilkades agar tetap aman, tertib dan demokratis.
”Kami bersama Forkopimda terus melakukan pemantauan di lapangan untuk memastikan seluruh rangkaian Pilkades berjalan aman dan lancar. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta menghormati setiap tahapan dan hasil pemilihan,” ujar Dandim.
Selain melakukan pengecekan terhadap situasi di lokasi pemungutan suara, peninjauan tersebut juga menjadi sarana untuk memastikan kesiapan aparat pengamanan dalam mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat mengganggu jalannya Pilkades.
Dandim berharap seluruh pihak dapat mengedepankan kedewasaan dalam berdemokrasi. Perbedaan pilihan merupakan bagian dari proses demokrasi yang harus disikapi dengan bijak, sehingga tidak menimbulkan perselisihan di tengah masyarakat.
”Yang terpenting adalah bagaimana pelaksanaan Pilkades ini dapat berjalan dengan aman, tertib dan damai. Siapa pun yang terpilih nantinya merupakan bagian dari masyarakat desa itu sendiri, sehingga persatuan dan kebersamaan harus tetap dijaga,” tambahnya.
Sementara itu, kehadiran aparat kewilayahan di setiap tahapan Pilkades juga merupakan bagian dari upaya TNI untuk terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat serta seluruh elemen masyarakat di wilayah binaan.
Dengan dilaksanakannya monitoring secara langsung oleh Forkopimda, diharapkan pelaksanaan Pilkades serentak di Kabupaten Sumbawa dapat berlangsung secara aman, tertib, lancar dan kondusif hingga seluruh tahapan selesai.
(Pendim 1607/Sumbawa)

