Lombok Tengah – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 resmi dibuka Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri melalui upacara yang berlangsung khidmat di Lapangan Sepak Bola Jontlak, Kecamatan Praya Tengah, Lombok Tengah, pada Selasa (13/10/2026).
Kegiatan ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri Dari Desa”, sebagai wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Polri, instansi terkait dan masyarakat dalam upaya percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.
Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Bupati Lombok Tengah dan dihadiri oleh Kasiops Korem 162/WB, Kolonel Inf. Ruben Ratu Rihi, Kasdim 1620/Loteng Mayor Inf Yuni Priharyono, TNI Polri, Forkopimda dan tokoh masyarakat, serta ratusan warga setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 1620/Lombok Tengah, atas komitmen dan pengabdiannya dalam mendukung percepatan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program TMMD.
Saya ingin menegaskan bahwa keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari berapa panjang jalan yang dibangun atau berapa banyak fasilitas yang diselesaikan dalam program TMMD untuk kesejahteraan masyarakat Lombok Tengah, namun keberhasilan TMMD harus diukur dari seberapa besar manfaatnya bagi masyarakat, seberapa kuat semangat gotong royong yang tumbuh dan kebersaman TNI dengan Masyarakat.
“Mari kita jadikan TMMD ini sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, menghidupkan kembali semangat gotong royong, dan membuktikan bahwa pembangunan akan berjalan lebih baik ketika TNI, pemerintah, dan rakyat bersatu,” ujar Bupati Loteng dalam amanatnya.
Program TMMD ke-130 di Lombok Tengah akan berlangsung selama satu bulan, meliputi kegiatan fisik seperti pembukaan jalan baru tani, pemasangan gorong gorong, pemasangan plat deker, Mck, rehab Musholla dan perbaikan rumah tidak layak huni.
Selain itu, terdapat pula kegiatan non-fisik seperti penyuluhan kesehatan, wawasan kebangsaan, penyuluhan hukum, kesehatan, rekrutmen Prajurit dan pemberian bansos untuk warga kurang mampu dan pemberian nutrisi untuk stunting serta ibu hamil.
Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1620/Loteng, Mayor Inf Yuni Priharyono menjelaskan bahwa TMMD kali ini menyasar tujuh Desa dan satu kelurahan dengan target kegiatan fisik dan non fisik yang meliputi pembangunan jalan usaha tani sesuai kebutuhan masyarakat.
“Melalui TMMD, kami ingin hadir sebagai solusi nyata bagi persoalan pembangunan di desa. Kami juga ingin membangun semangat gotong royong dan kebersamaan,” tegasnya.
Dengan dibukanya TMMD ke-130 ini, diharapkan tercipta percepatan pembangunan yang merata serta hubungan yang semakin erat antara TNI, pemerintah, polri dan masyarakat.
“Semoga kegiatan TMMD ke-130 tahun 2026 ini berjalan sukses dan lancar serta dapat bermanfaat jangka panjang bagi masyarakat Lombok Tengah,” Tandasnya.

