Kamis, Oktober 15, 2026
BerandaTMMDDari Jalan Beton hingga Layanan Kesehatan, TMMD ke-130 Kodim Tulungagung Hadirkan Pembangunan...

Dari Jalan Beton hingga Layanan Kesehatan, TMMD ke-130 Kodim Tulungagung Hadirkan Pembangunan Terpadu

Tulungagung – Pembangunan desa membutuhkan lebih dari sekadar infrastruktur. Hal tersebut menjadi semangat yang dibawa Kodim 0807/Tulungagung dalam pelaksanaan TMMD ke-130 Tahun Anggaran 2026 di Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung.
Melalui kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat, program TMMD dirancang tidak hanya untuk membangun sarana fisik, tetapi juga menghadirkan pelayanan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
Salah satu sasaran utama yang dikerjakan adalah pembangunan rabat jalan beton sepanjang total 1.373 meter. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperbaiki akses masyarakat dan mendukung kelancaran aktivitas warga sehari-hari.
Pembangunan jalan menjadi bagian penting karena akses yang lebih baik dapat membuka mobilitas masyarakat secara lebih luas. Aktivitas sosial dan perekonomian warga diharapkan ikut terdorong dengan adanya infrastruktur yang lebih memadai.
Namun, TMMD ke-130 tidak berhenti pada pembangunan jalan. Sejumlah sasaran fisik lainnya juga disiapkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat di Desa Pojok.
Di sisi lain, Satgas TMMD menghadirkan sasaran nonfisik berupa pengobatan gratis dan khitan massal. Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian terhadap masyarakat sekaligus memperluas manfaat pelaksanaan TMMD.
Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0807/Tulungagung, Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., mengatakan bahwa seluruh sasaran TMMD dirancang untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.
“TMMD bukan hanya tentang pembangunan fisik. Ada juga kegiatan sosial yang menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat dan memperkuat hubungan antara TNI dengan rakyat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, koordinasi dengan pemerintah daerah dan berbagai instansi menjadi bagian penting sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Dengan sinergi tersebut, setiap unsur dapat memberikan dukungan sesuai tugas dan kewenangannya.
“Perencanaan yang matang, koordinasi yang baik, serta keterlibatan seluruh unsur menjadi kunci agar program dapat berjalan dengan optimal,” tambahnya.
Di lapangan, semangat kerja bersama juga terlihat dari keterlibatan masyarakat dalam berbagai pekerjaan. Warga turut membantu personel Satgas sehingga proses pembangunan berlangsung dalam suasana gotong royong.
Kondisi tersebut sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan masyarakat. Warga tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi ikut menjadi bagian dari proses pembangunan di wilayahnya sendiri.
Pelaksanaan TMMD ke-130 di Desa Pojok menjadi gambaran bagaimana sinergi lintas sektor dapat diarahkan untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat secara terpadu.
Dengan pembangunan infrastruktur yang berjalan beriringan dengan kegiatan sosial, Kodim 0807/Tulungagung berharap TMMD mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus meninggalkan semangat gotong royong yang dapat terus dilanjutkan setelah program berakhir.

TNI

Most Popular