Rabu, Oktober 21, 2026
BerandaTMMDSenyum di Balik Beban Berat, Keikhlasan Prajurit TMMD Menggerakkan Gotong Royong Warga

Senyum di Balik Beban Berat, Keikhlasan Prajurit TMMD Menggerakkan Gotong Royong Warga

Luwu Timur – Senyum para prajurit di tengah beratnya pekerjaan menjadi pemandangan tersendiri dalam pelaksanaan TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo di Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur. Di balik aktivitas mengangkat batu dan mendorong gerobak berisi adukan semen, tersimpan semangat pengabdian untuk membantu masyarakat.

Sejak pagi hingga sore, personel Satgas bekerja memindahkan berbagai material yang diperlukan untuk pembangunan infrastruktur. Batu kali, batu gunung berukuran besar, karung semen, dan adukan beton menjadi bagian dari pekerjaan sehari-hari yang membutuhkan tenaga serta kekompakan.

Namun, bagi para prajurit, beratnya pekerjaan tidak menghilangkan tujuan utama mereka, yakni membantu mewujudkan pembangunan yang dibutuhkan masyarakat. Mereka saling menyemangati dan bekerja dengan penuh tanggung jawab agar sasaran fisik TMMD dapat diselesaikan sesuai rencana.

Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo, Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro, mengatakan bahwa keikhlasan dalam mengabdi dapat menjadi sumber motivasi bagi prajurit saat menghadapi tantangan di lapangan.

“Saya selalu sampaikan ke anggota, kalau kerja dengan ikhlas, apa pun akan terasa ringan. Batu 50 kilo kalau diangkat dengan ikhlas akan terasa seperti kapas. Tapi kalau kerja dengan mengeluh, batu kecil pun terasa berat,” ujarnya.

Ia menilai, semangat para personel yang bekerja dengan ikhlas turut memberikan pengaruh positif kepada masyarakat. Ketika warga melihat prajurit bersungguh-sungguh membangun desa, tumbuh keinginan untuk ikut berpartisipasi dalam pekerjaan secara sukarela.

“Alhamdulillah, saya lihat semua prajurit Satgas TMMD 130 di Parumpanai ini bekerja dengan hati yang ikhlas untuk bantu rakyat. Makanya tidak ada yang mengeluh, semua tersenyum walaupun angkat batu besar. Karena ikhlas tertanam di hati,” tegasnya.

Hal serupa disampaikan Kopda Iwan, salah satu personel Satgas yang bertugas mengangkut batu berukuran besar. Ia mengaku bahwa mengingat manfaat pembangunan bagi masyarakat membuat dirinya tetap bersemangat menjalankan tugas.

“Awalnya berat, Komandan, tapi kami ingat ini untuk rakyat, untuk ibadah. Kami niatkan ikhlas. Lama-lama ringan. Kami bayangkan senyum warga kalau jalan sudah jadi, jadi hilang capeknya,” katanya.

Semangat tersebut kemudian menjadi dorongan bagi warga untuk ikut bergotong royong. Masyarakat membantu pekerjaan sesuai kemampuan, sehingga hubungan antara prajurit dan warga semakin dekat selama pelaksanaan TMMD.

Kebersamaan itu menunjukkan bahwa pembangunan desa bukan hanya tentang material dan infrastruktur, tetapi juga tentang kepedulian serta partisipasi masyarakat. Ketika prajurit dan warga bergerak bersama, pekerjaan menjadi tanggung jawab bersama yang hasilnya diharapkan dapat dinikmati oleh masyarakat.

Melalui TMMD ke-130, Kodim 1403/Palopo terus memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat dengan mengedepankan kerja nyata. Keikhlasan prajurit dan dukungan warga menjadi modal penting untuk mendorong pembangunan serta menghadirkan manfaat bagi kehidupan masyarakat Desa Parumpanai.

Sumber: Pendim 1403/Palopo

TNI

Most Popular