Minggu, Oktober 25, 2026
BerandaTMMDRawat Bibit Kakao untuk Masa Depan Anak, Ibu Hamil di Cendana Terharu...

Rawat Bibit Kakao untuk Masa Depan Anak, Ibu Hamil di Cendana Terharu Dibantu Satgas TMMD

LUWU TIMUR – Bagi Hasna (32), warga Desa Cendana, Kabupaten Luwu Timur, ratusan bibit kakao yang dirawatnya bukan sekadar tanaman. Bibit-bibit tersebut merupakan harapan bagi masa depan keluarganya, termasuk anak yang kini masih berada dalam kandungannya.

Namun, merawat 300 bibit kakao dalam kondisi hamil enam bulan bukan pekerjaan mudah. Setiap sore, Hasna harus menyiram bibit dalam polybag dan membersihkan rumput liar di sekitar persemaian. Aktivitas yang mengharuskannya membungkuk dan jongkok itu terkadang membuatnya merasa kelelahan.

Situasi tersebut menarik perhatian personel Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo yang bertugas di Desa Cendana. Saat melihat Hasna dan ibu-ibu hamil lainnya merawat bibit, para prajurit berinisiatif mengambil alih sebagian pekerjaan agar mereka dapat beristirahat.

“Bu, biar kami yang siram dan cabut rumputnya. Ibu duduk saja, kasihan kalau jongkok terus,” ujar Pratu Andi saat membantu penyiraman.

Personel Satgas kemudian menyiram bibit kakao, mencabut rumput liar, memberikan pupuk organik, dan memindahkan bibit yang siap tanam ke tempat yang lebih teduh. Kegiatan bantuan tersebut dilakukan setelah pekerjaan fisik TMMD selesai, sekitar pukul 16.00 WITA.

Hasna mengaku terharu melihat para prajurit bersedia membantu merawat bibit miliknya. Ia merasa terbantu karena tidak perlu menyelesaikan seluruh pekerjaan seorang diri.

“Setiap sore saya memang harus menyiram bibit cokelat. Kalau tidak disiram, bisa mati semua. Perut saya sudah besar enam bulan, jongkok menyiram 300 polybag capek sekali, pinggang sakit, kadang perut kram,” ungkapnya.

“Ketika Pak Tentara TMMD melihat saya kesusahan, langsung diambil alat penyiramnya dan semua bibit disiram sampai selesai. Rumput-rumput liar juga dicabuti. Saya cuma disuruh duduk sambil memberi tahu. Terharu saya, bibit cokelat saya segar-segar sekarang,” lanjut Hasna.

Ia berharap bibit tersebut tumbuh sehat dan kelak dapat dikembangkan menjadi kebun kakao yang produktif. Baginya, upaya merawat tanaman sejak dini merupakan bagian dari ikhtiar menyiapkan kehidupan yang lebih baik bagi keluarganya.

“Ini untuk masa depan anak saya yang di perut. Nanti kalau sudah besar, bibit ini sudah jadi kebun cokelat. Terima kasih Bapak Tentara, sudah membantu saya merawat kebun masa depan anak saya,” tuturnya.

Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo, Letkol Inf Windra Sukma Prihantoro, mengatakan kepedulian terhadap ibu hamil sekaligus dukungan terhadap pertanian warga merupakan bagian dari semangat pengabdian Satgas.

“Bibit cokelat ini adalah masa depan ekonomi Cendana. Kita rawat bibit cokelatnya, kita jaga ibu hamilnya. Dua-duanya kita selamatkan. Ini TMMD yang sesungguhnya, bukan cuma membangun infrastruktur, tetapi membangun harapan ekonomi warga lewat bibit cokelat,” tegasnya.

Kakao merupakan komoditas penting bagi masyarakat Desa Cendana, tempat sebagian besar warga menggantungkan penghasilan dari perkebunan. Perawatan bibit yang baik menjadi salah satu langkah awal untuk menjaga keberlanjutan usaha perkebunan tersebut.

Melalui kepedulian sederhana ini, Satgas TMMD ke-130 menunjukkan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat juga hadir dalam kehidupan sehari-hari. Di tengah pembangunan infrastruktur desa, para prajurit turut membantu menjaga semangat warga dalam merawat tanaman dan menyiapkan masa depan keluarga.

Sumber: Pendim 1403/Palopo

TNI

Most Popular