
Tulungagung – Pengerjaan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Pak Midi di Desa Pojok, Kecamatan Campurdarat, Kabupaten Tulungagung, terus berlanjut. Meski menghadapi kendala teknis saat pemasangan usuk atap, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0807/Tulungagung bersama masyarakat tetap berupaya menjaga pekerjaan agar berjalan sesuai rencana.
Dansatgas TMMD ke-130 Kodim 0807/Tulungagung Letkol Arh Hanny Galih Satrio, S.I.P., M.Han., meninjau langsung proses pengerjaan tersebut, Selasa (27/10/2026). Dalam kesempatan itu, ia melihat para pekerja tengah memasang usuk yang menjadi bagian penting dari struktur atap rumah.
Kendala ditemui ketika pekerja harus memasang paku pada kayu yang memiliki tekstur cukup keras. Kondisi tersebut membuat paku sulit menembus material secara langsung sehingga pekerja harus menggunakan bor terlebih dahulu untuk membuat lubang.
Cara tersebut memang membuat proses pemasangan membutuhkan waktu lebih lama. Namun, kondisi itu tidak menyurutkan semangat para pekerja untuk melanjutkan pengerjaan. Dengan penyesuaian teknis di lapangan, pemasangan usuk tetap dilakukan secara bertahap.
Dansatgas turut mencermati kendala tersebut sebagai bagian dari pengawasan langsung terhadap sasaran fisik TMMD. Pemantauan ini penting agar setiap hambatan yang muncul dapat diketahui sejak awal dan dicarikan langkah penanganan yang tepat.
Melalui sinergi antara personel Satgas TMMD dan masyarakat, proses rehabilitasi rumah Pak Midi terus dikerjakan. Semangat gotong royong menjadi modal utama untuk menyelesaikan sasaran fisik TMMD ke-130 sehingga manfaat pembangunan dapat segera dirasakan oleh masyarakat.

