
LUWU TIMUR – Kepedulian Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo terhadap kebutuhan masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan rumah layak huni. Di rumah Pak Jumarin, salah satu penerima program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Dusun Cendana, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, Satgas juga mulai membangun tower tandon air sebagai fasilitas pendukung kebutuhan keluarga, Jumat (30/10/2026).
Pembangunan tower setinggi 4 meter tersebut dilakukan untuk memudahkan keluarga Pak Jumarin mendapatkan akses air bersih. Pasalnya, selama ini keluarga tersebut masih mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan air, bahkan harus mengambilnya dari sungai yang jaraknya cukup jauh.
Dalam pengerjaannya, personel Satgas TMMD mulai melakukan pemasangan rangka besi tower serta pengecoran dudukan tandon. Fasilitas tersebut diharapkan dapat menunjang kehidupan keluarga penerima manfaat setelah proses rehabilitasi rumah selesai.
Dan SSK Satgas TMMD ke-130, Kapten Inf Mika Ramang, mengatakan bahwa pembangunan tower tandon merupakan bagian dari upaya menghadirkan hunian yang benar-benar layak, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
“Untuk RTLH Pak Jumarin, kita tidak hanya bangun rumahnya saja tapi kita lengkapi dengan tower tandon air. Hari ini anggota Satgas mulai pemasangan rangka besi tower dan pengecoran dudukan tandon,” jelasnya.
Menurutnya, ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang tidak boleh diabaikan dalam mewujudkan lingkungan tempat tinggal yang sehat.
Pak Jumarin mengaku sangat bersyukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan melalui program TMMD. Baginya, pembangunan rumah yang disertai fasilitas tower air menjadi harapan baru bagi keluarganya.
“Alhamdulillah terima kasih Bapak TNI, rumah saya dibedah dan dibuatkan tower air juga. Sekarang tidak susah lagi cari air bersih,” ucap Pak Jumarin.
Melalui pembangunan rumah beserta fasilitas pendukung tersebut, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo berupaya memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Program ini tidak hanya menghadirkan bangunan fisik, tetapi juga memperhatikan kebutuhan dasar keluarga penerima bantuan.

