Klungkung,- Semarak Festival Semarapura Ke 8 yang digelar dalam serangkaian peringatan hari Puputan Klungkung Ke 118 dan HUT Kota Semarapura Ke 34 tahun 2026 terus mendapat respon positif dari masyarakat di kabupaten Klungkung.
Tidak hanya menampilkan berbagai seni budaya dan ratusan UMKM, pada Festival kali ini turut pula dimeriahkan dengan Alutsista TNI jajaran Korem 163/Wsa.
Kehadiran Alutsista TNI berupa empat Rantis Anoa AP milik Yonmek 741/GN inipun seakan menjadi magnet yang menarik perhatian bagi siapa saja yang melihatnya. Tidak hanya orang dewasa saja, namun anak-anak serta remajapun tidak mau ketinggalan, untuk berbondong-bondong mendatangi Alutsista yang dipajang di Alun-Alun Ida Dewa Agung Jambe.
Seperti yang terlihat kali ini, Kamis ( 30/04/26 ), terlihat para pengunjung dari berbagai kalangan begitu antusias dan senang untuk melihat dan berswa foto langsung di Alutsista TNI yang dipamerkan.
Dikonfirmasi terpisah, Dandim 1610/Klungkung Letkol Kav Sidik Pramono, S.Sos., M.M., M.Han mengatakan, kehadiran Alutsista empat Rantis Anoa milik Yonmek 741/GN dalam Festival Semarapura Ke 8 ini menjadi simbol sinergi dan kemanunggalan TNI bersama seluruh elemen bangsa.
Alutsista ini hadir bukan hanya sebagai tontonan maupun hiburan semata, namun ini merupakan salah satu wujud pertanggung jawaban TNI AD khususnya, kepada masyarakat tentang keberadaan Alutsista yang dimiliki. Pasalnya, pengembangan dan keberadaan Alutsista TNI AD ini tidak terlepas dari peran seluruh rakyat,” tandasnya.
Lebih lanjut, Almamater Akmil Tahun 2005 ini menambahkan bahwa kehadiran Alutsista ini diharapkan akan semakin meningkatkan kebanggaan serta kecintaan masyarakat terhadap TNI beserta Alutsistanya serta sekaligus membangun semangat nasionalisme dan cinta tanah air di tengah masyarakat.
Menurut Letkol Sidik Pramono, sejatinya kunci kekuatan terbesar bangsa bukan hanya karena memiliki prajurit profesional dan Alutsista canggih saja, akan tetapi persatuan dan kesatuan seluruh komponen bangsa, yang didasari rasa nasionalisme, serta cinta tanah air , “tegasnya. ( pendim 1610/Klungkung ).




