Bangli – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional, Babinsa Desa Bunutin, Koramil 01/Bangli, Kodim 1626/Bangli, Peltu I Ketut Udayana, memimpin dan mendampingi kegiatan Serap Gabah. Kegiatan ini dilakukan bekerja sama dengan Bulog dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) guna memastikan hasil panen petani terserap dengan harga yang stabil, yang dilaksanakan di Subak Medahan, Desa Bunutin, Kecamatan/Kabupaten Bangli. Rabu (2/4/25).
Peltu I Ketut Udayana aktif dalam mengoordinasikan kegiatan ini dan memastikan petani mendapatkan harga terbaik untuk hasil panennya. “Kami hadir untuk memastikan bahwa petani di Desa Bunutin dapat menjual gabah mereka dengan harga yang layak serta mendapatkan perlindungan dari fluktuasi harga pasar,” ujar Babinsa Desa Bunutin.
Hasil Serapan Gabah Dua petani yang mengikuti program ini berhasil menjual hasil panennya dengan harga yang ditetapkan Bulog, yaitu Rp. 6.500 per kg, A.n. I Nyoman Laksana, Luas lahan: 0,30 ha, Jenis padi: Skill, Jumlah produksi: 929,12 kg, Total nilai: Rp. 6.039.280 dan I Wayan Sudiadnya, Luas lahan: 0,23 ha, Jenis padi: Inpari 32, Jumlah produksi: 906 kg, Total nilai: Rp. 5.889.000.
Peran Babinsa dalam Kegiatan Ini Selain memimpin jalannya Serap Gabah, Babinsa Desa Bunutin, Peltu I Ketut Udayana, turut memastikan bahwa kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar. Kehadiran Babinsa juga memberikan motivasi bagi para petani untuk terus meningkatkan produksi dan menjual hasil panennya langsung ke Bulog tanpa melalui tengkulak. “Kegiatan ini bukan hanya soal menyerap gabah, tetapi juga upaya untuk membina petani agar lebih mandiri dan sejahtera. Kami akan terus mengawal program ini agar petani mendapatkan manfaat maksimal,” tambah Peltu I Ketut Udayana.
Pernyataan Pimpinan Bulog Wilayah Bali Pimpinan Bulog Wilayah Bali, M. Anwar, mengatakan bahwa tujuan utama dari kegiatan Serap Gabah ini adalah untuk menjaga stabilitas harga gabah di tingkat petani serta memastikan stok pangan nasional tetap aman. “Kami berkomitmen untuk membantu petani mendapatkan harga yang wajar sehingga mereka tidak merugi. Dengan adanya program ini, kami berharap kesejahteraan petani dapat meningkat dan mereka semakin termotivasi untuk meningkatkan produksi,” ujar M. Anwar.
Pihak yang Hadir Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak yang berperan dalam pembinaan dan pengawasan program Serap Gabah yaitu Pimpinan Bulog Wilayah Bali, M. Anwar, beserta 2 orang anggota, Kepala Bulog Bangli, I Wayan Witantra, beserta 4 orang anggota, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangli, Ir. I Wayan Sarma, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kabupaten Bangli, I Made Yogi Adityawan, SP, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Bangli, I Wayan Degdeg, SP, beserta 1 orang anggota.l, Koordinator BPP Bangli, I Wayan Widnyana, Batikomsos Siterdim 1626/Bangli, Serma I Dewa Astawa, Babinsa Desa Bunutin, Peltu I Ketut Udayana, PPL Desa Bunutin, I Wayan Sadia, Pemilik lahan yang mengikuti program Serap Gabah, I Nyoman Laksana dan I Wayan Sudiadnya.
Di tempat terpisah, Komandan Kodim 1626/Bangli, Letkol Kav. I Ketut Artha Negara, S.H., M.I.P., mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan Serap Gabah ini merupakan bentuk nyata dukungan TNI dalam upaya ketahanan pangan nasional. “Babinsa tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga aktif mendampingi petani agar mereka mendapatkan haknya dengan harga yang layak. Ini adalah bagian dari tugas kami untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Dandim.
Lebih lanjut dikatakan bahwa kegiatan ini juga menjadi bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah, dan petani dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan. “Kami akan terus mendukung program-program pertanian yang berpihak kepada petani, sehingga mereka dapat lebih produktif dan berkontribusi terhadap kedaulatan pangan nasional,” tambahnya.
Dengan adanya dukungan dari Babinsa dan Kodim 1626/Bangli, petani di Desa Bunutin semakin percaya diri dalam menjual hasil panennya ke Bulog. Diharapkan program ini terus berjalan dengan baik demi kesejahteraan petani dan ketahanan pangan nasional,” tutup Dandim.
Para pemilik lahan yang mengikuti program ini turut mengapresiasi langkah pemerintah dan TNI dalam mendukung petani. I Nyoman Laksana menyampaikan bahwa program Serap Gabah ini sangat membantu petani dalam mendapatkan harga jual yang stabil. “Kami sangat terbantu dengan adanya program ini karena harga gabah yang ditawarkan cukup baik dan kami tidak perlu khawatir dengan permainan harga di pasar,” ujarnya.
Senada dengan itu, I Wayan Sudiadnya juga merasa bersyukur dapat menjual hasil panennya langsung ke Bulog. “Dengan harga yang sudah ditentukan, kami bisa lebih tenang dan fokus meningkatkan hasil produksi tanpa khawatir harga anjlok,” tutupnya
(Pendim 1626/Bangli)