Babinsa Koramil 1612-04/Elar Turun ke Sawah, Dampingi Petani Tanam Padi di Nanga Baras

waktu baca 2 menit
Rabu, 31 Des 2025 12:16 20 jalu.atmaja88@gmail.com

MANGGARAI TIMUR – Di saat sebagian besar orang mulai bersiap menyambut pergantian tahun, dedikasi tanpa batas justru ditunjukkan oleh jajaran TNI AD di pelosok Manggarai Timur. Pada Selasa (31/12/2025), suasana di hamparan persawahan Desa Nanga Baras, Kecamatan Sambi Rampas, tampak berbeda. Pratu Ahmad Bukhori, Babinsa Koramil 1612-04/Elar, memilih menutup kalender tahun 2025 dengan terjun langsung ke lumpur sawah, bahu-membahu bersama petani dalam aksi penanaman padi serentak.

Kehadiran Pratu Ahmad Bukhori di tengah teriknya matahari bukan sekadar pendampingan administratif. Dengan seragam yang terpapar lumpur, ia menunjukkan aksi nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Langkah kaki sang prajurit yang cekatan membantu menanam bibit padi menjadi pemandangan yang membakar semangat para petani. Kehadirannya terbukti mampu melipatgandakan motivasi warga untuk tetap produktif dan optimis dalam mengolah lahan, meski di tengah tantangan cuaca di penghujung tahun.

Bagi masyarakat Desa Nanga Baras, aksi ini bukan hanya soal bantuan tenaga, melainkan simbol bahwa TNI selalu hadir dalam setiap denyut nadi kehidupan rakyat termasuk dalam menjaga kedaulatan pangan. Di sela-sela aktivitas menanam, tercipta ruang dialog yang hangat dan harmonis. Babinsa memanfaatkan momentum ini untuk mendengarkan aspirasi petani sekaligus mempererat tali silaturahmi yang menjadi fondasi kekuatan teritorial di wilayah Sambi Rampas.

Pratu Ahmad Bukhori menegaskan bahwa kesejahteraan petani adalah prioritas utama dalam tugasnya sebagai aparat kewilayahan. Ia memandang sektor pertanian sebagai urat nadi kehidupan yang harus dikawal ketat demi masa depan desa yang lebih mandiri secara pangan.

“Kami hadir untuk memastikan para petani tidak merasa berjuang sendirian. Jika semangat mereka terjaga dan hasil panen melimpah, maka ketahanan pangan kita akan kokoh. Kebanggaan terbesar seorang Babinsa adalah melihat rakyat binaannya tersenyum karena hasil jerih payahnya membuahkan hasil yang maksimal,” tegas Pratu Ahmad Bukhori dengan penuh semangat di sela-sela kegiatannya.

Aksi nyata Koramil 1612-04/Elar ini menjadi penutup tahun yang manis sekaligus refleksi kuat bahwa sinergi antara TNI dan petani adalah kunci utama swasembada pangan. Dengan semangat yang tertanam bersama bibit padi di hari terakhir tahun 2025 ini, Desa Nanga Baras menatap tahun 2026 dengan optimisme baru untuk mencapai kesejahteraan yang lebih merata.

LAINNYA