Babinsa Koramil Borong Hadiri Prosesi Adat Penggusuran Lahan Pembangunan Proyek KDKMP di Bangka Masa

waktu baca 2 menit
Senin, 30 Mar 2026 14:24 5 jalu.atmaja88@gmail.com

Manggarai Timur — Pembangunan di wilayah pedesaan tetap berjalan seiring dengan pelestarian nilai-nilai adat yang telah diwariskan turun-temurun. Hal itu terlihat dalam prosesi adat penggusuran lahan desa untuk pembangunan proyek KDKMP yang digelar di Desa Bangka Masa, Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur, Senin (30/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, anggota Koramil 1612-03/Borong Sertu Marsel Sarong turut hadir bersama pemerintah desa, tokoh adat, serta pihak kontraktor sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran pembangunan sekaligus menjaga keharmonisan antara masyarakat, adat, dan pemerintah.

Prosesi adat berlangsung khidmat dan dipimpin langsung oleh para Tua Gendang dari sejumlah kampung adat, yakni Gendang Rama Ledalecu Tiwu, Gendang Lebat Waso Wae Nara, serta Gendang Lebat Waso Wae Weta. Ritual adat tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur sekaligus memohon restu agar proses pembangunan berjalan lancar tanpa hambatan.

Kepala Desa Bangka Masa bersama perangkat desa juga hadir menyaksikan jalannya prosesi tersebut. Sementara dari pihak pelaksana proyek, kontraktor Nedi Hartono turut mengikuti seluruh rangkaian kegiatan adat sebelum dimulainya pekerjaan pembangunan.

Babinsa Koramil 1612-03/Borong Sertu Marsel Sarong mengatakan, kehadiran aparat teritorial dalam kegiatan masyarakat seperti ini merupakan bagian dari tugas pembinaan wilayah sekaligus memastikan setiap proses pembangunan berjalan aman dan mendapat dukungan masyarakat.

“Kami sebagai Babinsa tentu selalu hadir mendampingi masyarakat dalam setiap kegiatan di wilayah, termasuk kegiatan adat seperti ini. Prosesi adat penggusuran lahan menjadi bentuk penghormatan terhadap budaya lokal sekaligus mempererat kebersamaan antara masyarakat, pemerintah desa, dan pihak pelaksana pembangunan,” ujar Sertu Marsel Sarong.

Menurutnya, pembangunan yang berjalan dengan dukungan masyarakat dan tetap menghargai kearifan lokal akan menciptakan suasana yang harmonis serta memperkuat rasa kebersamaan di tengah warga.

Sementara itu, kontraktor pelaksana proyek Nedi Hartono menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat dan para tokoh adat yang telah mendukung pelaksanaan pembangunan melalui prosesi adat tersebut.

“Kami sangat menghargai tradisi adat yang ada di Desa Bangka Masa. Dengan dilaksanakannya prosesi adat ini, kami berharap pembangunan proyek KDKMP bisa berjalan lancar, aman, dan nantinya memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” ungkapnya.

Dengan dilaksanakannya prosesi adat tersebut, masyarakat Desa Bangka Masa berharap pembangunan proyek KDKMP dapat segera berjalan sesuai rencana serta membawa dampak positif bagi kemajuan desa dan kesejahteraan warga sekitar.

LAINNYA