Bukan Sekadar Ganti Sabuk! Prajurit Kodim 1621/TTS Tempuh Ujian Berat Pencak Silat Militer dan Tradisinya

waktu baca 2 menit
Sabtu, 14 Mar 2026 12:53 2 jalu.atmaja88@gmail.com

TTS – Suasana Lapangan Makodim 1621/TTS, Jumat (13/3/2026) sore, tampak berbeda. Sebanyak 175 prajurit Makodim 1621/TTS dengan penuh semangat mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Pencak Silat Militer (PSM) sebagai bagian dari pembinaan kemampuan bela diri prajurit TNI AD.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Makodim 1621/TTS, Jalan Gajah Mada, Kelurahan Cendana, Kabupaten Timor Tengah Selatan, ini dipantau langsung Komandan Kodim 1621/TTS Letkol Inf Gunawan Budhi Prasetyo, S.Sos bersama para Perwira Staf.

Dalam arahannya, Dandim menegaskan bahwa Ujian Kenaikan Tingkat bukan sekadar formalitas pergantian warna sabuk, tetapi merupakan proses penting untuk mengasah kemampuan, mental, dan kedisiplinan prajurit.

Setiap tahapan ujian ini adalah bentuk komitmen kita sebagai prajurit untuk terus meningkatkan kemampuan. Prajurit TNI AD harus selalu siap, kuat secara fisik, matang secara mental, dan tangguh dalam menghadapi setiap tugas negara,” tegasnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pengecekan personel, pengarahan dari Dandim, serta pengisian blangko penilaian UKT PSM sabuk putih. Setelah itu para prajurit mulai menjalani proses pengujian teknik bela diri di lapangan Makodim dengan pengawasan tim penguji dari Korem 161/Wirasakti.

Usai pelaksanaan ujian, seluruh peserta kemudian bergerak menuju Oenasi untuk melaksanakan tradisi kenaikan sabuk kuning, sebuah tradisi yang sarat makna kebanggaan dan kebersamaan dalam satuan.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 16.00 WITA dalam keadaan aman, tertib, dan penuh semangat, sekaligus menjadi momentum untuk terus meningkatkan profesionalisme prajurit Kodim 1621/TTS.(Pen1621)

LAINNYA