Biak – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba terus digencarkan di Kabupaten Biak Numfor dengan menyasar generasi muda sebagai garda terdepan. Salah satunya melalui kegiatan sosialisasi yang diberikan kepada para peserta pelatihan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) di Aula KLK, Jalan Raya Sorido, Distrik Biak Kota, Kamis (2/4/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Koramil 1708-01/Biak Kota, Sertu Andreas Pariaribo bersama Sertu Agus Bintara hadir sebagai narasumber. Keduanya memberikan edukasi mendalam terkait bahaya narkoba serta dampak serius yang ditimbulkan terhadap masa depan generasi muda.
Sertu Agus Bintara dalam pemaparannya menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman nyata yang dapat merusak kehidupan seseorang secara menyeluruh. Tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik dan mental, penyalahgunaan narkoba juga berpotensi menghancurkan masa depan, hubungan sosial, hingga karier seseorang.
“Banyak kasus penyalahgunaan narkoba berawal dari rasa ingin tahu dan pengaruh lingkungan pergaulan. Untuk itu, adik-adik semua harus berani mengatakan tidak dan selektif dalam memilih teman,” tegasnya.
Para peserta juga diberikan pengetahuan mengenai berbagai jenis narkoba yang kerap beredar di masyarakat, lengkap dengan dampak jangka pendek maupun jangka panjang yang ditimbulkan. Hal ini bertujuan agar para pemuda memiliki pemahaman yang kuat sehingga tidak mudah terjerumus.
Selain aspek kesehatan, pemateri turut menjelaskan konsekuensi hukum bagi pengguna maupun pengedar narkoba. Sertu Agus mengingatkan bahwa pelanggaran terkait narkoba memiliki risiko hukum yang berat serta dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.
Tak hanya itu, dalam sesi interaktif, para peserta diajak untuk berperan aktif sebagai agen perubahan di lingkungan masing-masing. Mereka diharapkan mampu menyampaikan informasi dan edukasi sederhana kepada keluarga maupun teman sebaya tentang bahaya narkoba.
Lebih lanjut, para pemuda didorong untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif seperti belajar, berolahraga, serta mengembangkan keterampilan, khususnya di bidang teknologi informasi yang sedang mereka pelajari.
Kegiatan ini mendapat respon positif dari para peserta yang terlihat antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan. Diharapkan melalui edukasi ini, kesadaran generasi muda terhadap bahaya narkoba semakin meningkat, sehingga mampu menciptakan lingkungan yang sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Dengan adanya peran aktif Babinsa serta dukungan dari seluruh elemen masyarakat, upaya pencegahan narkoba sejak dini diyakini dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan.
