Dandim 0105/Abar Tekankan Keselamatan Personel Saat Pemadaman Karhutla

waktu baca 3 menit
Selasa, 27 Jan 2026 18:22 4 jalu.atmaja88@gmail.com

ACEH BARAT – Dandim 0105/Abar, Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., memimpin ratusan prajurit TNI dan tim gabungan melaksanakan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang masih melanda beberapa lokasi di wilayah Aceh Barat, Selasa (27/1/2026).

Aparat gabungan tersebut berasal dari Kodim 0105/Abar, Yonif 116/GS, Polres Aceh Barat, serta petugas BPBD.

Sebelum melaksanakan aksi pemadaman, Dandim terlebih dahulu memimpin apel gabungan serta melakukan pengecekan kesiapan personel dan kelengkapan sarana prasarana alat pemadam, seperti mesin robin, mobil tangki air, cangkul, parang, ember, serta perlengkapan pendukung lainnya.

Di hadapan ratusan tim gabungan, Dandim mengingatkan agar seluruh personel mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan. Selanjutnya, Dandim menjabarkan strategi pemadaman dengan melakukan penyekatan satu jalur radius 50 meter guna memotong gambut, serta melakukan selaber cepat dengan memadamkan titik api hingga ke tengah lokasi.

“Agar lebih efektif dan efisien, maka kita bagi menjadi beberapa tim, yakni tim kelompok pembersih, penyekat, penyiram, dan pencari sumber air. Hari ini kita melakukan pemadaman di lima titik lokasi yang tersebar, di antaranya di Kecamatan Johan Pahlawan (Suak Raya, Ujong Beurasok, Suak Nie), kemudian di Desa Cot Seumereng Kecamatan Samatiga, Desa Suak Pangkat Kecamatan Bubon, Desa Meunasah Gantung Kecamatan Kaway XVI, serta Desa Blang Luah Kecamatan Woyla Barat,” terang Dandim.

Selanjutnya, Dandim mengatakan bahwa keterlibatan secara langsung dalam aksi pemadaman ini merupakan wujud komitmen TNI AD bersama unsur stakeholder lainnya guna memastikan Karhutla dapat diatasi dan dicegah secara maksimal agar tidak meluas hingga ke permukiman warga.

“Ini merupakan wujud sinergitas kami dalam memastikan bahwa Karhutla dapat diatasi. Alhamdulillah, berkat kolaborasi serta kerja keras aparat gabungan di lapangan, kobaran api dapat diminimalisir agar tidak menyasar ke permukiman dan lahan produktif milik warga. Sampai saat ini, pemadaman terus dilakukan agar bara api benar-benar padam, dan anggota di lapangan melaksanakan proses penyekatan hingga pendinginan,” ungkap Dandim.

Masih di tempat yang sama, Dandim juga memberikan suntikan semangat dan motivasi kepada aparat gabungan yang melaksanakan tugas pemadaman.

Selain itu, Dandim memberikan arahan dan petunjuk agar selama melaksanakan tugas pemadaman tetap mengutamakan faktor keamanan, baik individu maupun kelompok.

“Lahan yang terbakar ini berkultur gambut dan vegetasi semak-semak yang mudah terbakar. Untuk itu, proses pemadamannya harus benar-benar padam dan disiram hingga ke dalam gambut. Dengan demikian, bara api tidak akan timbul kembali dan benar-benar padam. Kami juga menghimbau kepada semua pihak, terutama masyarakat, untuk mengaktifkan kesadaran bersama-sama mencegah agar tidak terjadi Karhutla lagi. Terlebih saat ini intensitas cuaca cukup terik dan panas, maka kita harus saling mengingatkan dan saling peduli agar kejadian serupa tidak terulang,” tegas Dandim.(0105).

LAINNYA