Danramil 19/Sawang Hadiri Pesejuk dan Peresmian Jembatan Gantung Garuda, Warga Gampong Tengoh Sambut Bahagia

waktu baca 2 menit
Rabu, 25 Feb 2026 16:46 1 jalu.atmaja88@gmail.com

Aceh Utara – Suasana hangat penuh rasa syukur mewarnai Desa Gampong Tengoh, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara saat digelar acara pesejuk sekaligus peresmian Jembatan Gantung Garuda. Danramil 19/Sawang Kapten Inf Syamsul Hamdani bersama anggota hadir langsung di tengah masyarakat dalam momen yang menjadi kebanggaan warga dua kabupaten tersebut. Selasa (24/2/2026).

Jembatan Gantung Garuda ini menghubungkan Desa Gampong Tengoh, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara dengan Desa Blang Gurun, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen. Jembatan tersebut dibangun oleh prajurit Yonzipur 5 dan Yonzipur 17 sebagai bentuk nyata kepedulian TNI AD dalam membuka akses masyarakat yang sebelumnya cukup sulit dilalui.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danyon Zipur 5 Letkol Czi Wahyu, Danki Yonzipur 5 bersama 10 personel, Sekcam Sawang Muslim, S.Sos, Keuchik Gampong Tengoh M. Jakfar, para tokoh masyarakat serta sekitar 25 warga yang ikut menyaksikan langsung peresmian jembatan gantung tersebut.

Rangkaian kegiatan diawali dengan ritual pesejuk yang dipimpin imam desa setempat, dilanjutkan pembacaan shalawat dan doa bersama sebagai ungkapan syukur atas selesainya pembangunan jembatan. Setelah itu dilakukan uji coba jembatan dengan melintas menggunakan kendaraan roda dua serta berjalan kaki sebagai tanda jembatan resmi dapat digunakan masyarakat.

Komandan Kodim 0103/Aceh Utara Letkol Arh Jamal Dani Arifin, S.Sos., M.M.D.S melalui Danramil 19/Sawang Kapten Inf Syamsul Hamdani menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI bersama rakyat. “Jembatan ini hadir untuk mempermudah aktivitas masyarakat. Kami berharap masyarakat dapat menjaga dan merawatnya bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan jembatan gantung tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan ekonomi warga serta mempererat hubungan sosial antar desa. “Kalau akses sudah terbuka, hasil kebun lebih mudah dibawa keluar, anak-anak juga lebih mudah ke sekolah, jadi manfaatnya sangat besar,” imbuhnya.

Masyarakat Gampong Tengoh pun menyampaikan rasa terima kasih kepada TNI AD yang telah menguras tenaga dan pikiran dalam pembangunan jembatan penyeberangan tersebut. Warga berharap Jembatan Gantung Garuda tetap awet, aman digunakan, serta menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian TNI terhadap masyarakat di wilayah Aceh Utara dan Bireuen.

LAINNYA